Ganjar-Mahfud Janji Pakai Uang Hasil Pemberantasan Korupsi untuk Bayar Utang Petani 

Sabtu 27 Jan 2024, 11 : 18 pm
Cawapres nomor urut 3 Mafud MD

TASIKMALAYA-Cawapres nomor urut 3 Mafud MD berjanji akan melunasi hutang para petani  Indonesia kepada negara yang jumlahnya mencapai Rp 688 miliar jika nanti dirinya bersama capres Ganjar Pranowo menang dalam pemilu, 14 Februari 2024 mendatang.

Dananya diambil dari hasil pemberantasan korupsi yang telah merugikan negara selama ini.

Janji tersebut disampaikan Mahfud  saat  orasi dalam perayaan hari ulang tahun ke-17 Partai Hanura di Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (27/1/2024) siang.

“Ada yang bertanya, uangnya dari mana pak? Gampang kalau itu. Korupsi kita itu triliunan. Kalau kita menghapus korupsi sampai Rp 10 triliun, misalnya, masak tidak bisa memberi Rp 688 miliar untuk para petani. Untuk subsidi pupuk dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut Mahfud, solusi tersebut untuk meningkatkan sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian sebagian masyarakat di wilayah Jawa Barat, khususnya Tasikmalaya dan sekitarnya.

“Program yang kedua kita berikan yaitu untuk para petani. Petani bangga bertani. Itu program kami. Saya juga punya catatan, di seluruh Indonesia ini petani punya hutang kepada negara karena diberi kredit lalu macet,” katanya.

Menurut perhitungannya, hutang seluruh petani yang ada di Indonesia dari program kredit pemerintah selama ini mencapai lebih dari Rp 688 miliar dan dia optimistis dapat melunasinya apabila Ganjar-Mahfud terpilih menjadi presiden dan wakil presiden 2024-2029.

Seperti diketahui, Mahfud MD dikenal tegas dalam penegakan hukum di Indonesia selama menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi maupun Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Bank Asing Tak Selalu Sehat

JAKARTA-Kiprah bank-bank asing di Indonesia diakui memiliki dampak positif. Namun

Presiden: Negara Harus Hadir Sejahterakan Petani

JAKARTA-Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan bahwa ketahanan dan kedaulatan pangan sangat