Gara-Gara Covid-19, Kemenkeu Ubah Jadwal Lelang SBN

Ilustrasi

JAKARTA-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memutuskan untuk mengubah waktu pelaksanaan lelang Surat Berharga Negara (SBN). Keputusan ini bagian dari upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dan pelaksanaan harmonisasi kebijakan dengan Bank Indonesia terkait penyesuaian jadwal kegiatan operasional Bank Indonesia (BI). “Sampai dengan berakhirnya batas waktu yang ditetapkan kemudian,”

Demikian dikutip dari siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Adapun penyesuaian waktu pelaksanaan lelang SBN tersebut berlaku sejak penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik Bank Indonesia. Begini Caranya Lelang penerbitan SBN yang semula dilaksanakan pada pukul 10.00-12.00 WIB dimajukan menjadi pukul 09.00-11.00 WIB. Sedangkan untuk hari pelaksanaan lelang penerbitan SBN tetap dijadwalkan pada hari Selasa sebagaimana yang biasa berlaku.

Baca :  Omnibus Law Perpajakan Bisa Genjot Potensi Cukai Plastik Hingga Rp3 Triliun

Sebelumnya, Pemerintah akan kembali menarik utang, kali ini lewat lelang Surat Utang Negara (SUN) pada pekan depan. Dikutip dari siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Jumat (27/3/2020), lelang SUN akan dilakukan pada Selasa, 31 Maret 2020.

“Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2020,” tulis DJPPR.

Target indikatif lelang SUN kali ini sebesar Rp 15 triliun. Sementara target maksimal sebesar Rp 22,5 triliun. Adapun SUN yang akan dilelang terdiri dari 7 seri yakni 2 seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan 5 seri Fixed Rate (FR). ***