Gerak IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Mainkan Saham Pilihan Analis

ilustrasi

JAKARTA-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal melanjutkan proses kenaikan, setelah kemarin ditutup menguat signifikan sebesar 1,79 persen ke level 5.076.

Menurut analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Kamis (9/7), saat ini indikator MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area positif, sedangkan indikator Stochastic dan RSI sudah menunjukkan sinyal positif.

“Di sisi lain, terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju area resistance,” ujar Nafan.

Berdasarkan rasio fibonacci, kata Nafan, IHSG memiliki support pertama dan kedua di level 4.975 dan 4.865, sedangkan target resistance pertama dan kedua berada di level 5.097 dan 5.172.

Baca :  Mengantisipasi Dampak Coronanomics

Dengan demikian, jelas dia, potensi terjadinya penguatan lanjutan pada laju IHSG di perdagangan hari ini mesti dimanfaatkan oleh para investor dengan membeli saham BEEF, GJTL, MNCN dan RALS.

Proyeksi senada disampaikan analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah yang memyebutkan bahwa IHSG telah menembus level psikologis 5.000 akan melanjutkan pola penguatan.

Dia mengatakan, secara teknikal laju IHSG telah berhasil rebound yang sejajar dengan garis uptrend jangka menengah.

“Pergerakan IHSG masih sangat berpeluang melanjutkan penguatan hingga pengujian resistance terdekat 5.140 dan 5.300,” ucap Lanjar.

Meski indikator Stochastic terkonsolidasi pada area jenuh beli, namun kata Lanjar, momentum RSI mulai terlihat cukup tinggi dan memberikan penguatan yang tidak lagi terlalu agresif.

Baca :  IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini

“Sehingga, kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, dengan support-resistance di level 5.000-5.140,” ujarnya.

Lebih lanjut Lanjat menyatakan, pergerakan IHSG yang akan melanjutkan pola penguatan tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan oleh para investor dengan mengakumulasi saham ANTM, AKRA, BBNI, BBRI, BMRI, CTRA, HRUM, MAPI, PTBA, TLKM dan WIKA.