Ginting Jaya Energi Tbk Bukukan Pendapatan Usaha Rp 185 Miliar

(Kiri-Kanan) Direktur Ginting Jaya Energi Tbk Tommy Hidayat , Direktur Utama Ginting Jaya Energi Tbk Jimmy Hidayat, Asisten II Pemprov Sumsel Yohanes H Toruan, dan komisaris utama Eddy Hidayat melepas balon udara pada acara mini expose Rig Up, di kantor pusat Ginting Jaya Energi TBK Kabupaten Banyuasin Sumsel, Jumat (27/12). Ginting Jaya Energi Tbk sebagai pemenang tender penyewaan 1 unit rig 450 HP yang digelar Pertamina EP Asset 2, untuk pekerjaan reparasi, reopening, stimulasi, fishing job, perawatan sumur dan reparasi sumur atau Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL) selama 550 hari melakukan mini expose rig up unit baru sebagai armada terbaru Rig Workover Well Service mereka.

PALEMBANG-PT Ginting Jaya Energi Tbk menambah 1 set Rig Workover Well Service. 1 set Rig ini telah berada di Yard Kantor Pusat Ginting Jaya Energi Tbk yang berlokasi di Jalan Raya Tanjung Api Api, Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan dan pada hari Jumat (27/12) dilakukan Rig up.

Penambahan 1 set Rig ini membuat perusahaan optimis dengan pertumbuhan bisnis perseroan ditahun 2020.

Ginting Jaya Energi Tbk dinyatakan sebagai pemenang tender penyewaan 1 unit rig 450 HP, yang digelar Pertamina EP Asset 2, untuk pekerjaan reparasi, reopening, stimulasi, fishing job, perawatan sumur dan reparasi sumur atau Kerja Ulang Pindah Lapisan (KUPL) selama 550 hari. Adapun nilai tender tersebut sebesar Rp 44 Miliar.

Baca :  Pengaruh Ketidakpastian The Fed

Pekerjaan Workover Well Service (WOWS) ini dilakukan di sumur-sumur minyak eksisting dikawasan Sumatera Selatan, agar terjadi peningkatan kapasitas produksi minyak dari sumur tersebut.

Direktur Utama Ginting Jaya Energi Tbk Jimmy Hidayat mengungkapkan Ginting Jaya Energi Tbk selalu memberikan pelayanan maksimal dan pekerjaan yang berkualitas.

Kami akan terus mendukung Pertamina menjadi tuan rumah dinegeri sendiri. Ini sesuai dengan rencana pemerintah untuk mendorong peningkatan produksi minyak untuk kebutuhan domestik,” ujarnya pada media, Jumat (27/12).

Penambahan armada Rig dan Rig up akan membuat laba perusahaan bertambah karena akan diiringi dengan kontrak-kontrak baru.

Terkait corporate action ditahun 2020, Jimmy mengatakan, akan melakukan pengadaan empat unit rig pada awal tahun depan.

Baca :  Aksi Profit Taking Pelaku Pasar

“Sedangkan tiga sisanya dilakukan pada akhir 2020,” jelasnya.

Perusahaan berhasil membukukan pendapatan usaha Rp 185 Milyar ditahun 2019. Nilai pembaruan eksisting kontrak rig (renewal) yang berhasil dimenangkan sepanjang 2019 sebesar Rp 196,5 Miliar.

Total nilai kontrak Rig WOWS keseluruhan yang dimiliki perusahaan saat ini sebesar Rp 443 Miliar