Hani, Sang Kolektor Topi Bercita-cita Jadi Walikota Ambon

Kepala Biro Pemberitaan DPR, Y.O.I Tahapari

JAKARTA-Ada sekitar puluhan topi “nyentrik” yang tergantung pada beberapa tiang di ruang sejuk Kepala Biro Pemberitaan Parlemen DPR. Berbagai topi dari negara asing dengan merk dan warna yang kontras membuat seseorang yang melihatnya bakal terkesima.

“Yang ada di kantor sini ada puluhan, total dengan yang di rumah ada sekitar 60 topi,” kata Y.O.I Tahapari di ruangannya, Jakarta, Senin (3/7/2019).

Yang paling menarik, kata Hani-sapaan akrabnya, Topi Sombrero yang didapatnya saat berkunjung dari Meksiko. Topi khas negara Amerika Latin itu cukup besar dan terbuat dari jerami. Dinamakan Sombrero, berasal dari bahasa Spanyol yakni Sombra, yang artinya “bayangan”.

“Saya mulai mengoleksi topi ini sekitar 5 tahun yang lalu. Awalnya hanya sekedar iseng saja. Tapi lama kelamaan kok jadi hobi,” tambahnya sambil menunjukkan beberapa tipe topi yang didapatnya.

Baca :  Hatta Rajasa, Sang Komunikator Politik Handal

Puluhan koleksi topi yang ada di rumahnya, kata alumnus Hani, rencananya akan dibuatkan tempat khusus. Sayangnya dirinya masih terlalu sibuk dengan pekerjaan kantor.

“Topi berlogo HT, ini cukup bagus,” ujarnya sambil menceritakan HT-bukan Hari Tanoe, tapi Hani Tahapari. “Biaya pembuatan lumayana mahal, sekitar US$150 di Sanfransisco, AS,” ungkapnya.

Saat itu, ada kunjungan kerja sejumlah anggota dan pimpinan DPR, dan Hani diminta untuk mendampingi delegasi tersebut. Selain topi khas Amerika Latin, ternyata ada pula khas Turki dan Eropa. “Yang blom ada itu, topi khas Arab dan Israel. Makanya saya mau cari, supaya nambah koleksinya,” tutur Calon Walikota Ambon.

Pilkada

Disinggung soal persiapannya maju Pilkada Ambon, Hani mengaku terus menerus membangun komunikasi dengan semua pimpinan partai, ormas dan elemen masyarakat.

Baca :  Wakil Rakyat Harus Tidur di Rumah Rakyat

“Termasuk juga dengan Walikota Ambon, Pak ‎Richard Louhenapessy, SH dan Wakil Wali kota Ambon Pak Syarif Hadler,” terangnya.

Sementara dengan pimpinan parpol, Hani juga membangun silaturahmi. Baik pimpinan DPR, MPR dan DPD RI.

“Silaturahmi ini penting sekali, sehingga tidak ada sekat atau jarak. Bahkan dengan Pak OSO, baik sebagai Ketua DPD RU maupun Ketum Hanura, saya sudah menghadap dia. Alhamdulillah Pak OSO sudah memberi restu,” jelasnya.

Yang jelas, saat ini lanjut Hani, dirinya masih terus melobi dan membaca peta Pilkada Ambon. Soal pasangan, wakil walikota tentu perlu komunikasi intensif dengan para tokoh lokal Ambon.

“Saya perlu mendengarkan masukan, dari semua pihak,” ucapnya.

Baca :  Melalui Kampanye “Live more, Bank less”, Arifin Putra Gapai Cita-cita Sebagai Bankir