Harga Terkendali, April Catat Deflasi 0,02%

Friday 2 May 2014, 5 : 47 pm
by

JAKARTA-Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan deflasi bulan April 2014 sebesar 0,02%. Sehingga inflasi tahun kalender (Januari-April 2014) mencapai 1,39 persen dan inflasi year on year  (April 2014 terhadap April 2013) sebesar 7,25%.

Kepala BPS, Suryamin mengatakan bahwa deflasi pada bulan April disebabkan oleh deflasi pada kelompok pengeluaran bahan makanan dan kelompok sandang, masing-masing  sebesar 1,09% dan 0,25%. Deflasi yang terjadi pada kedua kelompok pengeluaran tersebut mampu untuk menekan inflasi yang terjadi pada kelompok pengeluaran lainnya. Sementara itu, kelompok yang paling besar mengalami inflasi adalah kelompok pengeluaran kesehatan sebesar 0,61 persen, diikuti oleh kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar; kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi dan olahraga; dan kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan masing-masing sebesar 0,45 persen, 0,25 persen, 0,24 persen dan 0,2 persen. ‘Nilai deflasi pada bulan April menunjukkan perkembangan harga yang dapat dikontrol dengan baik,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

KPK Lebih Maju Dari ICAC Hongkong, Pansel: Apa Mau Dimundurkan?

JAKARTA–Keberadaan lembaga anti rasyuah Indonesia yang baru berdiri beberapa tahun

PT Synnex Metrodata Indonesia Perkuat Jajaran E-Sports & Gaming

JAKARTA-PT Synnex Metrodata Indonesia (“SMI”)—salah satu entitas anak PT Metrodata