HRTA Setujui Pembagian Dividen Rp15 per Saham

Kamis 25 Apr 2024, 12 : 31 pm
by
PT Samudera Indonesia Tbk
Ilustrasi

JAKARTA – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), perusahaan manufaktur perhiasan emas dan emas batangan terintegrasi, berencana membagikan dividen tahun buku 2023.

Direktur Utama HRTA, Sandra Sunanto, mengemukakan, Perseroan akan membagikan dividen dari laba tahun 2023 sebesar Rp15 per saham.

Rencana ini telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (24/4/2024).

Sepanjang tahun 2023, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp305,80 miliar.

Angka ini tumbuh 20,62% dari laba bersih HRTA sebesar Rp253,52 miliar di tahun 2022.

Pertumbuhan pendapatan ditopang oleh peningkatan volume penjualan dalam emas serta kenaikan dari harga jual rata-rata.

Dengan kinerja yang baik ini, HRTA membagikan dividen dari laba tahun 2023 sebesar Rp15 per lembar saham, dengan dividen yield sekitar 3-4%.

“Adapun rasio dividen payout mencapai 23%,” katanya.

Sandra juga mengungkapkan strategi bisnis ke depannya, termasuk strategi untuk menurunkan cost of fund dengan melakukan refinancing obligasi sebelumnya dengan tingkat bunga lebih rendah.

Selain itu, HRTA juga berencana memperluas mitra ekspor, mengembangkan pembiayaan ekuitas, dan bekerjasama dengan penambang lokal.

“Kami juga berharap hingga tahun 2028 perusahaan bisa meningkatkan arus kas kami. Salah satu yang sangat penting buat kami adalah mengamankan bahan baku kami,” katanya.

Saat ini, HRTA gencar menginisiasi kemitraan dengan penambang lokal di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dan permintaan perhiasan di domestik maupun ekspor.

“Dalam jangka panjang, kami akan terus melakukan product balancing antara produk emas batangan dengan perhiasan, serta meningkatkan kontribusi ritel dan pasar dalam negeri,” tutup Sandra.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

UU Nomor 9 Tahun 2018 Tentang PNBP Disosialisasikan ke Indonesia Bagian Barat

PALEMBANG-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2018

Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu, Bukti Nawacita Masih Ada

JAKARTA-Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) mendukung penuh langkah Polri memberi status