IHSG Bakal Terkatrol 4 Sentimen di Pekan Ini, IndoPremier: Buy 20 Saham Pilihan

Monday 24 Jul 2023, 4 : 25 pm
by
IHSG, bursa saham, sekuritas
Ilustrasi

JAKARTA-PT Indo Premier Sekuritas menilai, pada pekan ini terdapat empat sentimen dari domestik dan global yang bakal menopang laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk melanjutkan tren kenaikan.

Menurut Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Mino di Jakarta, Senin (24/3), untuk perdagangan di pekan ini terdapat empat sentimen yang perlu diperhatikan oleh para trader.

Dari domestik, ada sentimen suku bunga acuan Bank Indonesia.

Dia menyampaikan, berlanjutnya penurunan angka inflasi dan relatif stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan membuat Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 25 Juli 2023.

Sentimen dari dalam negeri yang kedua, yakni pertumbuhan kredit perbankan. Mino mengatakan, investor akan menunggu data pertumbuhan kredit perbankan untuk bulan Juni 2023.

Pada Mei 2023, penyaluran kredit perbankan bertumbuh 9,39 persen (year-on-year) atau lebih tinggi dibanding sebulan sebelumnya yang sebesar 8,08 persen.

Sementara itu, lanjut dia, sentimen eksternal yang wajib diperhatikan adalah, pengumuman besaran Fed Fund Rate pada pertemuan 26 Juli 2023.

The Fed diprediksi akan menaikkan Fed Fund Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,5 persen.

“Meskipun diprediksi naik, namun pasar menilai langkah The Fed untuk menaikkan Fed Fund Rate untuk mencapai angka inflasi di kisaran 2 persen akan segera berakhir,” ujar Mino.

Sentimen yang kedua dari eksternal, yaitu berlanjutnya musim laporan keuangan emiten di AS wajib.

Menurut Mino, pada pekan lalu sejumlah perusahaan di S&P500 mulai melaporkan kinerja keuangan di Kuartal II-2023, yang sebanyak 74 persen di antaranya berhasil melampaui ekspektasi.

“Hal ini memunculkan optimisme bahwa ekonomi Amerika hanya akan mengalami soft-landing, bukan hard landing. Apalagi sebelumnya berdasarkan konsensus dari Refinitiv, laba bersih perusahaan-perusahaan S&P 500 akan mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 8,7 persen di kuartal kedua tahun ini,” tutur Mino.

Jika mengacu pada empat sentimen dari domestik maupun global tersebut, IndoPremier merekomendasikan agar pada pekan ini melakukan pembelian pada 20 saham pilihan untuk trading dengan #PakaiAjaDulu aplikasi IPOT.

Sebanyak 20 saham tersebut adalah, BRIS (Support: 1.650, Resistance: 1.820), BTPS (Support: 2.040, Resistance: 2.400), SMRA (Support: 650, Resistance: 710), ASRI (Support: 179, Resistance: 195), APLN (Support: 138, Resistance: 150), ASII (Support: 6.675, Resistance: 6.950), MYOR (Support: 2.560, Resistance: 2.720), AALI (Support: 7.475, Resistance: 8.050), DSNG (Support: 535, Resistance: 625) dan LSIP (Support: 1.015, Resistance: 1.100).

Selanjutnya, EXCL (Support: 1.940, Resistance: 2.200), ISAT (Support: 8.600, Resistance: 9.500), ANTM (Support: 1.900, Resistance: 2.060), MNCN (Support: 645, Resistance: 720), SCMA (Support: 160, Resistance: 179), SMGR (Support: 6.050, Resistance: 6.750), INTP (Support: 9.775, Resistance: 10.400), SMCB (Support: 1.275, Resistance: 1.450), MAPI (Support: 1.660, Resistance: 1.860) dan RALS (Support: 570, Resistance: 600)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Raiz Invest

Investasikan Uang Receh untuk Membangun Kebiasaan Berinvestasi

JAKARTA РBagi sebagian besar masyarakat Indonesia, investasi sering disalahpahami sebagai

Anggota DPR Belum Gajian

JAKARTA-Politikus PDI Perjuangan,  Nico Siahaan mengaku belum gaji sejak dilantik