IHSG Sesi I di Level 7.144,277, Naik 0,27%

Wednesday 3 Jul 2024, 12 : 25 pm
by
Ilustrasi

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Rabu (03/7/2024) ditutup di posisi 7.144,277, menguat 19,135 poin atau naik 0,27%.

Penguatan IHSG ini seiring naiknya harga saham 278 dari 772 emiten yang sahamnya ditransaksikan pada sesi pertama, Rabu (03/7/2024).

IHSG pada sesi I Rabu ini, sempat mencapai level tertinggi 7.164,900.

Menurut data RTI, saham UNTR ditutup naik 3,59% jadi Rp23.100 per saham. KLBF naik 1,04% jadi Rp1.455, SMGR naik 1,01% jadi Rp4.000, ASII naik 0,66% jadi Rp4.560, dan BBCA naik 0,51% jadi Rp9.950 per saham.

Sedangkan saham TLKM melemah 0,33% jadi Rp3.030 per unit. UNVR turun 0,34% jadi Rp2.960, BMRI tertekan 0,81% jadi Rp6.150, BBNI turun 1,06% jadi Rp4.660, dan INCO turun 1,95% ke harga Rp4.020 per saham.

Baca juga :  Borong 51% Saham CASS, EMTK Kuras Kas Hingga Rp 872,76 Miliar

Total volume perdagangan saham di BEI pada sesi I, Rabu (03/7/2024) mencapai 8,124 miliar lembar saham senilai Rp4,117 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 548.156 kali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

DPP HKTI Salurkan Bantuan Pupuk Organik Untuk Petani di Bandung Barat

BANDUNG-Ketua Umum DPP Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal

Wakil Ketua MPR Kecam Pelarangan Ibadah di Tangerang

JAKARTA – Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mengecam keras dan