IHSG Sesi I Naik 0,59% Dekati Level 7.300

Tuesday 9 Jul 2024, 12 : 50 pm
by
Ilustrasi

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Selasa (09/7/2024) ditutup di posisi 7.293,859, menguat 42,882 poin atau naik 0,59%.

Naiknya IHSG ini seiring menguatnya harga saham 272 dari 780 emiten yang sahamnya ditransaksikan pada sesi pertama, Selasa (09/7/2024). IHSG pada sesi I Selasa ini, sempat mencapai level tertinggi 7.299,711 dan terendah di level 7.239,638.

Menurut data RTI, saham BBCA menguat 0,75% jadi Rp10.125 per saham. GGRM naik 0,87% jadi Rp17.450, TLKM naik 0,32% jadi Rp3.090, KLBF naik 0,32% ke Rp1.565, BBRI naik 3,16% jadi Rp4.900, dan BMRI naik 2,41% ke harga Rp6.375 per saham.

Sedangkan saham ASII melemah 1,51% jadi Rp4.570, UNTR tertekan 0,73% jadi Rp23.825, UNVR turun 0,98% jadi Rp3.020, SMGR turun 1,19% jadi Rp4.150, dan TPIA turun 1,61% ke harga Rp9.175 per saham.

Baca juga :  GJTL Bertahan di Pola Uptrend Selama Sepekan, INCO Terperosok

Total volume perdagangan saham di BEI pada sesi I, Selasa (09/7/2024) mencapai 8,971 miliar lembar saham senilai Rp5,163 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 677.913 kali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira

Tekan Kenaikan UKT, Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024 Harus Ditinjau Ulang

JAKARTA-Terbitnya Permendikbud Nomor 2 Tahun 2024 menciptakan polemik bagi masyarakat

MEA 2015 Tantangan Bagi Indonesia

SURABAYA-Rakyat maupun dunia usaha Indonesia harus mampu menunjukkan daya saing