Incar Revenue dari Anak Usaha TRIO, GLOB Fokus Masuki Bisnis Kopi

ILustrasi

JAKARTA-PT Global Teleshop Tbk (GLOB) mengaku akan lebih konsentrasi memasuki bisnis baru terkait penjualan kopi dan produk herbal dengan mengalihkan seluruh pengelolaan toko offline dan online ke sister company, PT Trio Distribusi yang merupakan anak usaha Trikomsel Oke Tbk (TRIO).

“Dahulu kami di smartphone, sekarang beralih ke bisnis kopi. Lalu masuk ke bisnis makanan dan minuman herbal. Transformasi bisnis itu diberikan ke sister company,” kata Presiden Direktur Global Teleshop, Sugiono Wiyono Sugialam saat Public Expose GLOB yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta, Rabu (29/9).

Dia mengatakan, kondisi bisnis GLOB di Semester I-2020 terkonsentrasi pada upaya mengalihkan pengelolaan seluruh toko offline dan online kepada Trio Distribusi, sehingga perseroan akan mengalihkan fokusnya ke bidang usaha lain dan GLOB juga akan memperoleh pendapatan reguler dari pengalihan toko tersebut.

“Dengan pengalihan toko itu, maka Trio Distribusi bisa memberikan fixed income ke GLOB setiap bulannya,” ujar Sugi sembari menjelaskan bahwa GLOB akan lebih konsentrasi menjalankan bisnis baru bertema gaya hidup yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain, seperti penjualan mesin kopi, sneaker, minuman herbal dan jual-beli tas bekas bermerek.

Sejauh ini, jelas dia, transformasi bisnis tersebut sudah masuk ke dalam fase terbentuknya ekosistem kopi, termasuk minuman herbal.

“Bisnis ini mulai kami jalankan di Semester II-2020. Kontribusi terhadap pendapatan memang belum besar. Tetapi yang kami perhatikan adalah profit margin, karena adanya perubahan gaya hidup di tengah kondisi seperti saat ini,” papar Sugi.

Dia menyebutkan, pada Kuartal II-2020 sudah ada omzet yang diterima dari bisnis baru ini sebesar Rp3 miliar.

“Kami akan terus menyesuaikan bisnis ini dengan kondisi yang berkembang. Kesehatan (keuangan) kami diyakini akan naik dan laba bersih juga naik. Sekarang kami sedang fokus persiapan diri untuk di 2021,” ujar Sugi.

Pada pelaksanaan Public Expose GLOB hari ini, Sugi menyebutkan bahwa pada Semester I-2020 perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,27 miliar atau lebih besar dibandingkan rugi bersih di Kuartal I-2020 senilai Rp800 juta.

Sedangkan, pendapatan di Semester I-2020 sebesar Rp22,35 miliar atau meningkat 30,6 persen dibandingkan pada Kuartal I-2020 yang senilai Rp15,51 miliar.