Indonesia Berpotensi Jadi Pemain Kunci Sektor Syariah

Wednesday 3 Aug 2016, 1 : 22 am
by
Menkeu Sri Mulyani (kiri) mendampingi Presiden Jokowi membuka WIEF di JCC, Jakarta, Selasa (2/8)

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia berpotensi menjadi pemain kunci sektor syariah.

Pasalnya, negara ini memiliki populasi muslim terbesar di dunia.

“Jumlah penduduk Indonesia lebih dari 250 juta jiaw.  Sebanyak 50% populasi masuk kedalam umur produktif atau usia di bawah 30 tahun. Karena itu, Indonesia bisa menjadi penggerak utama pertumbuhan berkelanjutan (sustainable growth)” kata Sri Mulyani saat memberikan sambutan dalam World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (2/8).

Menurutnya, dengan kelas menengah yang besar dan pekerja yang terdidik, WIEF sangat tepat menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci yang potensial dalam sektor syariah.

Baca juga :  Lantik Pengurus DPD HKTI Papua, Moeldoko: Saya Siap Memperjuangkan Aspirasi Petani di Papua

“Baik keuangan syariah, bisnis halal, serta fesyen, dan industri kreatif,” terangnya,

Ajang WIEF dengan tema “Decentralising Growth & Empowering Future Business”  ini, Menkeu mengatakan  peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan menstimulasi pertumbuhan ekonomi.

“UMKM merupakan pemain penting pencipta lapangan kerja dan penyelamat di saat krisis ekonomi,” ulasnya.

Dia menjelaskan, ada 3 langkah sangat penting yang dilakukan WIEF. Pertama, menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah-swasta, yang artinya memberikan harapan yang tinggi kepada kerja sama pemimpin negara, pembuat kebijakan, dan pengusaha khususnya UMKM, pebisnis start up, dan penemu (inventor).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

RUPST Antam Sepakat Bagi Dividen 100% Senilai Rp3,08 Triliun

JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam, anggora

Defisit RAPBN Ancam Retakkan NKRI

JAKARTA-Politisi senior PDIP Hendrawan Supratikno mengakui RAPBN 2015 itu sangat