Industri Perbankan Syariah Berlomba ke Sektor Mikro

Thursday 5 Sep 2013, 6 : 20 pm

JAKARTA—Industri perbankan syariah berlomba genjot pembiayaan di sektor mikro. Karena pasar mikro ini masih berpotensi berkembang pesat. PT.Bank Syariah Bukopin (BSB)  mengungkapkan realisasi pembiayaan mikro sekitar Rp70 miliar.  Apalagi pasarnya memang cukup menjanjikan. “Sampai Agustus 2013, realisasi pembiayaan sektor mikro mencapai Ro 70 miliar. Jumlahnya meningkat dibanding periode sama tahun lalu yang tak sampai separuhnya,” kata Kepala Divisi Bisnis Bank Syariah Bukopin Farhan Kamil, di Jakarta, Kamis,(5/9).

Menurut Farhan, Bank Syariah Bukopin tak mematok target khusus terkait pembiayaan di sektor mikro. Namun BSB memperkirakan, pembiayaan di sektor mikro hingga akhir tahun nanti bisa mencapai Rp 300 miliar.

Meski akan meningkatkan pembiayaan mikro, Farhan mengatakan, Bank Syariah Bukopin tetap akan berhati-hati dan menjaga aspek prudential perbankan. Sebab, pembiayaan mikro memiliki risiko cukup tinggi. Meskipun, margin yang diperoleh dari pembiayaan mikro juga cukup tinggi.

Lebih lanjut kata Farhan, Bank Syariah Bukopin akan selektif dalam penyaluran pembiayaan mikro untuk menjaga risiko. “Jangan sampai dana disalurkan ke  pihak yang tidak semestinya,” tegasnya

Sementara itu, Bank BNI Syariah juga berupaya meningkatkan pengucuran pembiayaan mikro. “Bahkan BNI Syariah menargetkan pembiayaan mikro tahun ini bisa mencapai Rp 800 miliar,” kata Direktur Utama BNI Syariah Dinno Indiano

Hingga Juli 2013 lalu, realisasi pembiayaan mikro di BNI Syariah sudah mencapai Rp 602 miliar. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan pengucuran tahun lalu. Sepanjang 2012, pembiayaan sektor mikro di BNI Syariah hanya mencapai Rp 275 miliar.

 Dinno beralasan, kecilnya pengucuran pembiayaan mikro tahun lalu lantaran usia produk tersebut masih muda. Kantor cabang yang melayani pembiayaan mikro pada tahun lalu juga baru 81 unit.

Lantaran usia produk yang masih muda, Dinno mengatakan, porsi pembiayaan mikro sangat kecil dibandingkan total pembiayaan yang dikucurkan BNI Syariah. Target pembiayaan mikro tahun ini sebesar Rp 800 miliar hanya setara dengan 8%  dari target total pembiayaan BNI Syariah. **can

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Sistem Non Tunai Dongkrak Wisata Daerah Tertinggal

JAKARTA – Daerah Tertinggal adalah daerah kabupaten yang wilayah serta masyarakatnya

Banggar DPR Setujui Sejumlah Asumsi Makro Pendahuluan RAPBN 2024

JAKARTA-Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui asumsi dasar ekonomi