INDY Minta Noteholders Ubah Syarat Surat Utang 2024

Thursday 26 Nov 2020, 8 : 01 pm
by
Indika Energy
Indika Energy

JAKARTA – PT Indika Energy (INDY)berharap agar pemegang surat utang senior senilai USD575 juta yang jatuh tempo pada tahun 2024 (Surat Utang 2024) mengubah beberapa syarat dan ketentuan di dalam kontrak, agar menyesuaikan dengan indenture surat utang senior USD675 juta yang jatuh tempo pada 2025.

Berdasarkan keterbukaan informasi INDY yang dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (25/11) malam, permohonan persetujuan dari noteholders tersebut bertujuan untuk menciptakan fleksibilitas bagi keuangan Indika Energy.

Sebelumnya, concent solicitation ini sudah dipublikasi di Singapore Stock Exchange (SGX).

Manajemen INDY meyebutkan, tingkat bunga pada Surat Utang 2024 sebesar 5,875 persen, sedangkan bunga pada Surat Utang 2025 mencapai 8,25 persen.

INDY melalui Indika Energy Capital III Pte Ltd (penerbit Surat Utang 2024) mengajukan biaya persetujuan kepada para pemegang Surat Utang 2024 senilai USD3 untuk setiap USD1.000 jumlah pokok surat utang (Permohonan Persetujuan/Consent Solicitation).

Penandatanganan consent solicitation sudah dilakukan pada 23 November 2020 antara Indika Energy Capital III, penjamin Surat Utang 2024 dan agen permohonan.

Penjamin surat utang tersebut adalah INDY, PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineers and Constructors dan Tripatra (Singapore) Pte Ltd.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Tahun Depan, Dana Antisipasi Kebakaran Lahan Ditambah Rp650 Miliar

JAKARTA-DPR menambah anggaran antisipasi kebakaran hutan pada 2016 menjadi Rp650

Tergerus Lonjakan Beban, Laba Bersih IPAC di Paruh Pertama 2023 Ambles 75,66%

JAKARTA-Kendati mampu membukukan pertumbuhan pendapatan di sepanjang Semester I-2023, laba