Intan Fauzi: Kemah Kebangsaan, Modal Mempersiapkan Generasi Emas 2045

Intan Fauzi
Anggota DPR RI Fraksi PAN Periode 2019-2024, Hj Intan Fauzi, SH, LL.M

BEKASI-Anggota DPR RI Fraksi PAN Periode 2019-2024, Hj Intan Fauzi, SH, LL.M menghadiri kegiatan Kemah Kebangsaan I yang digelar Forum Nasional Bhineka Tungggal Ika Kota Bekasi, dengan melibatkan pelajar SLTA se Kota Bekasi, di Villa YASFI, Jatiasih Bekasi, Sabtu (26/10).

Kegiatan dua hari yang dihadiri sekitar 300 pelajar ini bertujuan mendidik siswa hidup mandiri dan survive, termasuk menanamkan jiwa nasionalisme serta semangat kebangsaan terhadap generasi penerus bangsa.

“Saya kira, ini aksi yang sangat positif sekali. Harapan setelah dilaksanakannya kegiatan ini, dapat terbentuk karakter generasi muda bangsa yang memiliki kecerdasan tinggi, pengetahuan luas, beriman dan bertakwa, serta memiliki kepribadian sesuai jati diri dan karakter bangsa Indonesia,” ujar Intan di Bekasi, Sabtu (26/10).

Baca :  AMS Kota Bekasi Bagikan Paket Sembako ke Kader dan Pengurus

Wakil Rakyat Kota Bekasi dan Kota Depok ini sangat mendukung kegiatan Kemah Kebangsaan ini. Hal ini sangat positif guna mempersiapkan generasi emas 2045 nanti.

Apalagi, mulai tahun 2045, Indonesia memiliki bonus sumber daya manusia secara demografis yang sering disebut sebagai Bonus Demografi.

Generasi unggul inilah yang akan menjadi penerus bangsa Indonesia.

“Saya kira, pemimpin bangsa Indonesia tahun 2045 adalah mereka yang saat ini sedang duduk dibangku sekolah pendidikan dasar yang termasuk ke dalam penduduk tidak produktif (usia 14 tahun kebawah) dan pendidikan menengah dan pemuda-pemudi yang termasuk kedalam penduduk berusia produktif (usia 15 tahun keatas),” tuturnya.

Intan mendorong agar kegiatan pelajar ini lebih diintensifkan, terlebih kegiatan yang orientasinya memupuk semangat kebersamaan di tengah keberagaman.

Baca :  Intan Fauzi: Jangan Salah Pilih, Kenalilah Rekam Jejak Caleg DPR

Kegiatan seperti ini menciptakan ruang-ruang kreatif yang lebih banyak memberikan peluang bagi para pemuda untuk berperan di dalamnya.

Apalagi, kehidupan generasi muda saat ini dihadapkan pada era transformasi digital yang membentuk pola pikir modern semakin terbuka.

“Jauhi narkoka dan barang haram lainnya. Masa muda harus lebih banyak diisi dengan kegiatan dan aktifitas positif, kreatif dan produktif,” tandasnya.