Investasi Digenjot Merata ke Luar Jawa

jalan tol
Ilustrasi jalan tol

JAKARTA-Pemerintah optimis prospek investasi di luar Jawa mulai menjanjikan dan memberikan hasil. Hal ini seiring dengan realisasi investasi di kawasan tersebut yang tumbuh hingga 23,5 persen sepanjang triwulan III 2019.

“Penyebaran investasi yang merata tentunya berimbas positif pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan perekonomian daerah,” kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam paparan realisasi investasi triwulan III 2019 di Jakarta, Kamis, (31/10/2019).

BKPM mencatat selama periode triwulan III 2019, realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp112,1 trilliun, naik 14,4 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp98,0 trilliun.

Sedangkan realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar Rp93,6 trilliun atau meningkat 23,5 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp75,8 trilliun.

Baca :  Bos First Travel Ditangkap, Sodik Pertanyakan Lambatnya Penutupan

“Komposisinya ini tinggal sedikit sekali (untuk luar Jawa menyusul). Dan ini menunjukkan bahwa prospek investasi di luar Jawa sudah mulai menjanjikan,” tambahnya.

Besarnya prospek investasi di luar Jawa, lanjut Bahlil, juga didukung dengan masifnya pembangunan infrastruktur yang digalakkan pemerintahan Jokowi-JK pada lima tahun lalu.

Sebagai mantan pengusaha, faktor ketersediaan infrastruktur menjadi poin penting dalam merealisasikan investasi.

“Sebagai mantan pengusaha, tidak mungkin investasi kita lakukan kalau tidak memperhatikan dua hal yaitu keamanan dan infrastruktur,” katanya.

Bahlil optimistis investasi di luar Jawa akan semakin kompetitif seiring dengan upaya pemerintah membangun dan mengembangkan beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan destinasi Bali Baru.

Dengan berkembangnya infrastruktur di daerah, titik-titik pertumbuhan ekonomi diharapkan akan tersebar dan mendorong geliat pemerataan kesejahteraan rakyat.

Baca :  Proyek Kereta Api Kalimantan Tengah Dilanjutkan