Jatim-RRT Bertekad Tingkatkan Kerja Sama Bilateral

SURABAYA-Pemerintahan Daerah Jawa Timur (Jatim) dan Tiongkok bertekad mendorong dan meningkatkan kerja sama yang telah terjalin sejak dulu. Hubungan perdagangan Jatim – China sudah dimulai sejak Jaman Majapahit sekitar thn 1405 -1433 Masehi yang dipimpin Laksamana Cheng Ho dengan armada yang terdiri dari 27 ribu anak buah kapal dan 307 armada kapal laut. “Saya harap Yu Hong yang baru enam bulan di Surabaya dapat mendorog dan memperkuat serta mengembangkan ekrjasama di semua bidang antara Jatim – RRT” ujar Sekda Prov Jatim Akhmad Sukardi ketika menerima kunjungan Konjen RRT Yu Hong di ruang kerja Jl Pahlawan no 110 Surabaya, Senin (17/11).

Baca :  Investasi Digenjot, Pemerintah Lupa Melindungi Buruh

Rencana program provinsi Jatim ke RRT tahun 2015 antara lain melakukan promosi trade tourism dan investmen di Fujian, pemeran di Guangxi ( CA-Expo sekaligus promosiinvestasi), dan ekrja ama bidang pendidikan Tianjin-Jatim ). Rencananya dalam kurun waktu lima tahun, Jatim akan mengirim seribu siswa SMK untuk belajar permesinan sekeligus magang di perusahaan Tianjin. Setiap tahun siswa dan asal SMK bergiliran.

Selain itu, dari kunjungan delegasi Jatim ke RRT pertengahan Oktober lalu, akan ditindak lanjuti dengan kerja sama sister city antara Kota Kediri – Kota Yiwu, Zhejiang, dan Kab Situbondo dengan distrik Songjiang, shanghai tentang sistem budidaya tambak air tawar yang etrkoneksi dengan sistem kontrol IT, baik untuk kontrol suhu maupun volume tambak.

Baca :  Lembong: Persepsi Internasional Kepada Indonesia Sedang Bagus-bagusnya

Jatim telah melakukan kerjasama dengan beberapa Provinsi di China dan telah melakukan bergai program kegiatan, antara lain di Tianjin. Keikutsertaan para pengusaha Tianjin dalam pameran inetrnasional “Jatim Fair”, dan masing-masing provinsi telah menyediakan exchange center sebagai pusatpromosi trade, tourism and investment. Exchange center Jatim di Tianjin berlokasi di Italian village, sedangkan Exchange center Tianjin di Jatim berlokasi di Margorejo no 420-421 Surabaya.

Selain itu dengan Shanghai dan Shejiang sudah menjalin kerja sama di bidang pendidikan dengan mengirimkan dua orang untuk mengikuti pelatihan bahasa Indonesia dan budaya Jatim selama sebulan di Surabaya.

Di Provinsi Guangzi, Pejabat dan pengusaha UMKM Jatim mengikuti pameran China ASEAN Expo (CA-EXPO), dan keikutsertaan perwakian Guangxi pada Mojopahit Travel Fair Jatim.

Baca :  Daya Beli Menurun, Omzet UMKM Anjlok Hingga 40%

Sedangkan dari Shandong, beberapa pejabat melakukan kunjungan antara lain Wakil Gubernur shandong Mr Jia Wanzhi da anggota parlemen shandong , serta delegasi pendidkan dan perikanan.