Jumlah Penumpang Pesawat ke Luar Negeri Naik 27,75% di Triwulan I 2024

Kamis 2 Mei 2024, 2 : 58 pm
Ilustrasi

 JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Maret 2024 sebanyak 4,5 juta orang. Angka ini turun 3,51% dibanding kondisi pada Februari 2024.

Begitu juga dengan jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) juga turun 4,97% menjadi 1,3 juta orang.

Menurut BPS, dalam keterangan resmi, Kamis (02/5/2024), berbeda dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik mengalami peningkatan sebesar 11,24% menjadi 57,4 ribu ton.

Selama Januari-Maret (triwulan I 2024), jumlah penumpang domestik sebanyak 14,1 juta orang.

Angka ini turun 0,95% dibandingkan periode yang sama tahun 2023, sedangkan jumlah penumpang internasional naik 27,75% atau mencapai 4,2 juta orang.

Sementara jumlah barang yang diangkut naik 10,01% menjadi 162,6 ribu ton.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Maret 2024 tercatat 1,5 juta orang atau naik 1,26% dibanding Februari 2024. Jumlah barang yang diangkut naik 6,31% menjadi 29,9 juta ton.

Selama Januari-Maret 2024, jumlah penumpang mencapai 4,7 juta orang atau naik 8,85% dibanding dengan periode yang sama tahun 2023, sementara jumlah barang yang diangkut naik 0,15% atau mencapai 86,5 juta ton.

Jumlah penumpang kereta yang berangkat pada Maret 2024 sebanyak 32,8 juta orang atau naik 2,71% dibanding Februari 2024.

Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut dengan kereta mengalami peningkatan sebesar 7,87% menjadi 5,7 juta ton.

Selama Januari-Maret 2024, jumlah penumpang mencapai 98,8 juta orang atau naik 14,78% dibanding periode yang sama tahun 2023. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api naik 3,25% menjadi 16,7 juta ton

 

 

 

 

 

 

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Bank Syariah Didorong Sasar Kelompok UMKM

SURABAYA-Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mendorong perbankan syariah untuk

SBY Diminta Jangan Reaksioner

JAKARTA–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang langsung merespon kesaksian mantan