Kadin Indonesia dan Kemendag Sepakat Bentuk Satgas Impor Ilegal 

Tuesday 9 Jul 2024, 9 : 37 pm
by
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (kiri) dan Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid saat membahas dugaan impor ilegal yang terindikasi dari perbedaan data barang impor di kantor Kementerian Perdagangan, Selasa (09/07). Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk membentuk satuan tugas (satgas) guna mengatasi isu tersebut.

JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) sepakat membentuk satuan tugas (satgas) guna mengusut dugaan impor ilegal yang terindikasi dari perbedaan data barang impor.

Kesepatan ini tercapai setelah Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid beserta sejumlah pengurus Kadin bertemu Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Nantinya, satgas juga akan diisi oleh perwakilan dari pemangku kepentingan maupun asosiasi lainnya, seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

Arsjad mengungkapkan, berdasarkan audiensi Kadin Indonesia bersama 47 asosiasi industri, terungkap bahwa ada 21 perusahaan di bidang garmen dan tekstil yang tutup. Asosiasi menduga hal ini terutama karena maraknya barang impor ilegal.

Baca juga :  Menko Maritim : Itu Rekaman Pertentangan Antar Geng Berebut Saham

Dugaan ini diperkuat dengan adanya perbedaan data Badan Pusat Statistik (BPS) dengan negara pengekspor.

Misalnya, berdasarkan data BPS, ekspor China ke Indonesia pada tahun 2023 mencapai 118,87 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Sementara, data yang dikeluarkan oleh International Trade Center (ITC) menunjukkan ekspor China ke Indonesia pada tahun tersebut mencapai 269,57 juta dolar AS.

“Selisih data yang besar ini menunjukan potensi aktivitas pemasukan barang impor yang tidak tercatat di Indonesia atau impor ilegal. Karena itu, hari ini Kadin Indonesia bertemu dengan Menteri Perdagangan untuk mendiskusikan hal tersebut. Hasil dari diskusi antara lain Kementerian Perdagangan akan membentuk satgas yang di dalamnya nanti melibatkan Kadin Indonesia dan asosiasi industri lainnya,” kata Arsjad.

Baca juga :  Inflasi Rendah dan Terkendali

Arsjad melanjutkan, sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin Indonesia menyambut positif dan mendukung rencana pembentukan satgas tersebut.

Sebab, persoalan impor ilegal tidak tidak bisa ditangani secara generik karena sektornya berbeda-beda.

Selain mengusut perbedaan data impor, Satgas yang bakal dibentuk juga akan melakukan pengecekan lapangan guna memastikan apakah benar barang impor ilegal marak di pasaran atau tidak.

“Kami menyambut baik sekali rencana Menteri Perdagangan untuk membentuk satgas dan ini menjadi solusi ke depan supaya saling mengisi apa yang diperlukan. Di sini pentingnya bergotong royong antara pemerintah dan dunia usaha. Jadi, mari sama-sama kita mencari solusi,” tandas Arsjad.

Selain pembentukan satgas impor ilegal, Kadin Indonesia dalam pertemuan dengan Mendag juga menyampaikan sejumlah rekomendasi, antara lain perlunya koordinasi lebih lanjut antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan dalam penyusunan regulasi terkait impor dan pengumpulan data importasi.

Baca juga :  Pembayaran Kompensasi Korban Lapindo Tuntas Akhir September

Kemudian, koordinasi pemerintah dengan dunia usaha untuk sinkronisasi data impor dan ekspor guna mempersempit celah dan potensi impor ilegal.

Selain itu, peninjauan mendalam terhadap HS Code yang rencananya akan dikenai kenaikan bea masuk.

Sehingga, penerapan kebijakan bea masuk 200% bisa lebih tepat sasaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Raka

Adalah jurnalis dengan pengalaman kurang lebih 18 tahun di dunia jurnalistik. Fokus utamanya adalah pada liputan ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Intan Fauzi

Intan Fauzi: Semua Komisi di DPR Bermanfaat Untuk Rakyat

JAKARTA-Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Intan Fauzi

Kasus Hukum Ahok Bisa Jadi Bumerang Bagi Demokrasi

JAKARTA – Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga Pribadi