Kemenpar Genjot Promosi Asian Games

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya

JAKARTA-Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin gencar melakukan promosi Asian Games 2018. Promosi ini melibatkan media cetak, elektronik, radio, baik dari dalam maupun luar negeri.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan promosi akan dilakukan hingga Juli, atau menjelang opening ceremony.

“Promosi dilakukan dengan melibatkan media-media besar dan terkemuka. Kami libatkan mereka itu baik di dalam maupun di luar negeri. Tujuannya agar gema penyelenggaraan Asian Games ini lebih kuat,” ungkapnya.

Untuk biaya promosi, panitia Asian Games, Inasgoc menyiapkan Rp165 miliar. Jumlah tersebut merupakan 2,5% dari total dari keseluruhan dana penyelenggaraan Asian Games. Yaitu sebesar Rp6,6 triliun. Dalam promosi, Kementerian Pariwisata akan menggandeng 9 media lokal. Spot tayang mulai Mei hingga Juli. Rinciannya, ada 3 grup besar stasiun televisi dengan jumlah spot tayang 30.

Promosi juga melibatkan 2 media cetak nasional. Dengan durasi waktu sama. Selain itu, promo juga dilakukan pada 4 stasiun radio nasional. Total ada 70 spot publikasi untuk masing-masing radio.

“Kami harus optimalkan semua potensi media untuk branding. Durasi waktu branding di media-media ini rata-rata sekitar 3 bulan. Untuk menjelang Asian Games saja. Ini merupakan upaya Kemenpar untuk menaikan hegemoni multievent ini,” terang Menpar lagi.

Kemenpar juga mengoptimalkan peran media mancanegara. Ada 2 negara yang dibidik. Yaitu Singapura dan Malaysia. Untuk Singapura, ada 2 media yang digandeng yaitu Mediacorp Channel 8 dan Mediacorp Channel 5. Durasi kerjasamanya dari Mei hingga Juli.

Di Malaysia, promosi akan melibatkan 4 media. Mereka adalah Astro Ria, Astro Prima, Astro Warna, dan Astro Awani. Durasi kolaborasi ini juga sama dengan kanal Mediacorp. “Potensi pasar ada di dua negara tersebut besar. Posisi Singapura dan Malaysia juga strategis karena menjadi transit wisatawan dari negara lain,” ujar Menpar lagi.