Kenal di Facebook, Pelaku Utama Pemerkosaan ‘Maut’ Gadis di Serpong Ternyata Pacar Korban

wajah para pelaku pemerkosaan gadis ABD di Serpong

TANGERANG-7 tersangka kasus pemerkosaan dan kekerasan terhadap OR(16), anak remaja yang meninggal dunia akibat sakit usai dicekoki pil Hexymer dan diperkosa bergilirian oleh 8 pelaku, memeragakan 40 adegan dalam rekonstruksi kasus tersebut yang digelar di Mapolsek Pagedangan, Selasa (23/6/2020).

“Rekonstruksi kemarin (senin 22 Juni)  37 adegan tetapi dengan adanya satu tersangka lagi, kita ganti terbaru dengan 7 tersangka. Kekurangan satu tersangka kita gunakan peran pengganti. Kita tampilkan 40 adegan,” jelas Kapolsek Pagedangan AKP Efri di Mapolsek Pagedangan, Selasa (23/6/2020).

Dari hasil rekonstruksi tersebut, para pelaku menggambarkan mulai dari proses pertemuan dan chatting di media sosial facebook oleh tersangka FF (pacar korban).

“Kita simpulkan semuanya mulai proses pertemuan, ngobrol, merencanakan persetubuhan secara bergantian. Setelah melakukan itu (pemerkosaan) masing-masing, kemudian korban diantar sampai di Gang rumahnya saja,” ungkap Efri.

Baca :  BNI Syariah Targetkan 50% Nasabah Gunakan Kartu Debit Berlogo GPN di 2020

Dalam kasus pemerkosaan itu, terungkap bahwa pelaku FF (pacar OR) adalah pelaku pertama yang melakukan pemerkosaan baik di tanggal 10 April dan 18 saat kejadian.

“Pertama yang melakukan oleh pacarnya FF, sampai adegan bagaimana menyetubuhi, sesuai BAP pelaku-pelaku lainnya berurutan memeragakan itu,” jelas dia.

Dari reka ulang kejadian pemerkosaan itu, terungkap bahwa 8 pelaku tersebut, secara terus menerus (bergiliran) melakukan pemerkosaan terhadap korban.

“Ada jeda juga kurang lebih 10 menit, ada juga yang langsung. Tapi umumnya secara berkelanjutan (tanpa jeda),” ucap dia

Berdasarakn keterangan dari rekonstruksi yang dilakukan tertutup di Mapolsek Pagedangan itu, peristiwa pemerkosaan yang dilakukan di rumah tersangka SU alias Jisung dan S alias K itu, juga terdapat orang tua, istri dan anak-anak pelaku S alias K. 

Baca :  BNI Syariah Resmikan Pembukaan Cabang Pembantu di Pati

“Ada orang tuanya tapi menurutnya orang tua, istri dan anak sudah tidur. Karena kejadian itu dilakukan diatas pukul 01.00WIB,” jelas dia.