Kompak Dengan Bursa Asia, IHSG Melemah 1,11% di Level 7.186,037

Selasa 21 Mei 2024, 6 : 38 pm
ILUSTRASI

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali ditutup melemah 80,653 poin atau turun 1,11% menjadi 7.186,037 pada Selasa (21/5/2024), dari penutupan Senin (20/5/2024) di posisi 7.266,691.

Penurunan IHSG ini dipicu oleh anjlokny harga saham 350 dari 774 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Selasa (21/5/2024). IHSG hari ini sempat mencapai level tertinggi harian di 7.295,056 dan terendah di 7.179,529.

Emiten yang harga sahamnya ditutup turun, antara lain, ASII tertekan 0,84% jadi Rp4.700 per unit.

BBCA turun 1,06% jadi Rp9.375, HMSP turun 1,28% ke Rp770, TLKM melemah 1,34% jadi Rp2.950, KLBF turun 1,63% jadi Rp1.505, GGRM turun 1,68% jadi Rp19.050, dan UNTR tertekan 1,86% jadi Rp22.425 per saham.

Sedangkan saham UNVR mengalami kenaikan harga 7,78% jadi Rp2.910 per saham. BRPT naik 5,42% jadi Rp1.265, BREN terangkat 1,59% jadi Rp11.150, SOLA naik 15% jadi Rp92, dan CUAN naik 0,62% ke harga Rp8.125 per saham.

Menurut data RTI, total volume saham yang berpindahtangan pada Selasa (21/5/2024) ini mencapai 15,371 miliar saham senilai Rp12,004 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.197.516 kali.

Sementara itu, indeks Bursa Asia pada Selasa (21/5/2024) ditutup melemah. Indeks Nikei 225 dan indeks Hang Seng turun masing-masing 0,31% dan 1,12%.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

OJK-IFC

OJK-IFC Sepakat Lanjutkan Pengembangan Program Keuangan Berkelanjutan

WASHINGTON DC-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan International Finance Corporation (IFC)
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) bersama dengan induk usahanya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) merupakan produsen makanan dalam kemasan yang terbesar di Indonesia

Indonesia Terancam Kehilangan Status Investment Grade

JAKARTA- Lembaga pemeringkat Fitch Ratings menilai Indonesia berpotensi kehilangan status