Konsumsi Fesyen Muslim Nasional Saat Ini di Angka USD21 Miliar

Saturday 9 May 2020, 1 : 29 pm
by
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Jumat (8/5).

JAKARTA – Perkembangan jumlah umat muslim dunia menjadi pemicu pertumbuhan sektor industri fesyen muslim.

Hal ini turut membuka peluang usaha kepada para pelaku industri kecil menengah (IKM) sektor fesyen muslim di tanah air.

Berdasarkan The State Global Islamic Economy Report sepanjang tahun 2019-2020, konsumsi fesyen muslim dunia mencapai USD283 miliar.

Angka tersebut diproyeksi terus meningkat hingga 6 persen pada tahun 2024, sehingga konsumsi fesyen muslim dunia bakal menembus USD402 miliar.

Sementara itu, konsumsi fesyen muslim nasional saat ini berada di angka USD21 miliar.

“Hal ini menunjukkan peluang bagi industri fesyen muslim di dalam negeri untuk dapat berkontribusi atau mengisi pasar domestik dan global,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Jumat (8/5).

Agus meyakini, industri fesyen muslim nasional, khususnya sektor IKM memiliki potensi untuk menjadi pemain besar dan mampu bersaing sehingga produk-produknya mampu kompetitif dan dapat diserap dengan optimal.

“Berdasarkan The State Global Islamic Economy Report 2019/2020, Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai negara yang mengembangkan fesyen muslim terbaik di dunia setelah Uni Emirat Arab dan Turki. Kita masih punya peluang untuk menjadi yang terdepan di sektor industri fesyen muslim dunia,” ungkapnya.

Industri fesyen muslim juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Hal ini tercermin dari kinerja ekspor industri pakaian jadi sepanjang tahun 2019 mencapai USD8,3 miliar dan pada periode Januari-Februari tahun 2020, ekspor industri pakaian jadi menembus USD1,38 miliar.

Industri pakaian jadi juga memiliki peran besar pada kontribusinya terhadap PDB nasional di tahun 2019, yaitu sebesar 5,4 persen yang mengalami pertumbuhan sebesar 19,5%.

Melihat kekuatan yang dimiliki oleh sektor industri fesyen muslim nasional, Menperin mendorong seluruh pihak mulai dari pelaku industri, desainer, pemerintah, marketplace, akademisi, hingga pihak terkait lainnya untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh industri tersebut.

“Kita juga harus bersama-sama mempromosikan dan memperkenalkan produk-produk industri fesyen muslim nasional sehingga dapat semakin dikenal oleh dunia,” ujarnya.

Secara khusus, Menperin Agus juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendukung keberlangsungan sektor IKM nasional, salah satunya dengan membeli produk-produk yang dihasilkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Kasmita Widodo

BRWA Telah Meregistrasi 1.425 Wilayah Adat Seluas 28,2 Juta Ha di Indonesia

BOGOR-Kepala Badan Registrasi Wilayah Adat (BRWA) Kasmita Widodo menyampaikan pada

Perkuat Pasar Ekspor, Jayamas Medica Bentuk Perusahaan Patungan 

JAKARTA-PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) dan Wellong lnstruments Co., Ltd, Hongkong