Korsel Siap Realisasikan Investasi US$100 Miliar

Thomas Trikasih Lembong

JAKARTA-RI-Pemerintah Korea Selata sepakat menyusun langkah-langkah target perdagangan US$100 Miliar hingga 2020. Korea Selatan berjanji meningkatkan perdagangan dan investasi di Indonesia.

“Pemerintah fokus pada upaya penciptaan iklim usaha yang kondusif dan atraktif dengan mengadopsi kebijakan-kebijakan perdagangan dan investasi yang bersifat terbuka, praktis dan rasional,” kata Menteri Perdagangan RI investordan Wakil Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Korea Selatan, Moon Jae-do yang berlangsung kemarin, Seoul, Korea Selatan.

Kedua negara sepakat untuk memulai kembali pembicaraan Kerja Sama Komprehensif Perdagangan Indonesia dan Korea Selatan (Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement/IKCEPA) di bidang perdagangan barang, jasa, investasi.

Kedua negara juga sepakat meningkatkan kapasitas di berbagai sektor seperti industri, pertanian, perikanan dan sumber daya manusia.

Baca :  Indeks Kepercayaan Industri Naik, Menperin: Kebijakan Sudah On the Track

“Kedua Kepala Negara telah menetapkan target perdagangan sebesar USD100 miliar pada tahun 2020, maka kedua negara perlu segera menetapkan langkah-langkah kerja sama yang konkret,” jelas Mendag.

Korea Selatan merupakan negara mitra dagang terbesar urutan ke-7 sebagai negara tujuan ekspor Indonesia, dan menduduki urutan ke-6 sebagai negara pemasok. Investasi Korea Selatan di Indonesia juga terus meningkat. Pada periode 2010-2014, Korea Selatan menduduki peringkat ke-4 dengan nilai investasi mencapai US$6,82 miliar. Sektor investasi terbesar di tahun 2014 yaitu pertambangan, industri logam dasar, industri karet, dan industri kulit.

Mendag Tom Lembong ingin mengembalikan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya ke Indonesia. Salah satunya melalui upaya penciptaan iklim usaha yang kondusif dan atraktif. Pemerintah Indonesia, kata Mendag,juga sedang giat membangun berbagai infrastruktur sehingga Korea dapat memperluas investasinya.

Baca :  Lembong: Persepsi Internasional Kepada Indonesia Sedang Bagus-bagusnya

“Pada gilirannya investasi akan mendorong peningkatan ekspor produk industri, pertanian, dan perikanan Indonesia ke pasar Korea Selatan
dan pasar lainnya, ” imbuh Tom Lembong.

Beberapa perusahaan besar di bidang infrastruktur, energi, petrokimia dan industri baja Korea Selatan juga menunjukkan peningkatan investasi dan berkomitmen mendukung perundingan penyelesaian kerja sama komprehensif Indonesia-Korea.

Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Korea Selatan Moon Jae-do menegaskan Indonesia merupakan tujuan investasi penting bagi banyak perusahaan Korea Selatan. ”Indonesia merupakan tujuan investasi yang sangat penting bagi Korea Selatan. Karena itu, Korea Selatan siap mendukung program pembangunan ekonomi dan meningkatkan kegiatan di berbagai sektor riil,” demikian ditekankan Moon Jae-do.

Baca :  Ini 5 Masalah Besar Yang Menjadi Keluhan Investor

Perundingan Kerja Sama Komprehensif Indonesia-Korea Selatan telah berlangsung dalam tujuh kali putaran. Indonesia dan Korea Selatan telah berhasil menyelesaikan sebagian besar cakupan perundingan yang diperkirakan dapat meningkatkan hubungan kerja sama ekonomi kedua negara. Kendati demikian, masih terdapat beberapa isu kunci yang masih perlu pembahasan lebih mendalam.

“Masih ada beberapa isu utama yang perlu dibicarakan yang merupakan kunci penyelesaian perundingan kerja sama komprehensif agar memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak,” imbuh Mendag. **aec