Kuartal I-2013, DHE Masuk Sebesar 32 Miliar Dollar AS

Friday 17 May 2013, 5 : 34 pm
by

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) mencatat total devisa hasil ekspor (DHE) yang masuk ke perbankan Indonesia selama kuartal I-2013 membaik. Hal ini terlihat dari jumlah DHE masuk yang sudah mencapai 32 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau sebesar 84 persen dari potensi DHE yang bisa ditarik dari luar negeri. ” Nilai DHE ini lebih banyak kembali melalui bank-bank milik pemerintah,” kata Direktur Kepala Grup Neraca Pembayaran Departemen Statistik dan Moneter BI Doddy Zulverdi di Jakarta, Jumat (17/5).

Menurut dia, nilai DHE yang masuk terus meningkat.  Pada 2011 lalu, tercatat, DHE yang masuk ke bank domestik 80 persen dari total DHE. Sedangkan di 2012, angkanya mengalami kenaikan dan overall sebesar 83 persen. “Dan selama tiga bulan pertama di tahun ini DHE yang berhasil ditarik ke dalam negeri  mencapai 84 persen,” ujar dia.

Pencatatan DHE tersebut, kata Doddy, BI merujuk pada pencatatan ekspor yang dilakukan Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. “Kami mengikuti ekspor yang dicatat bea cukai, yang memang ada penurunan. Ekspor kita kebanyakan di barang-barang primer seperti batubara, kelapa sawit,” imbuh dia.

Sebelumnya, BI mencatat selama bulan Januari dan Februari 2013 porsi DHE yang masuk ke Indonesia melalui perbankan masing-masing sebesar 85,1 persen dan 84 persen. Bank sentral mencatat rasio DHE yang kembali ke Tanah Air terus meningkat, sebesar 77,1 persen pada tahun 2010, naik menjadi 80,4 persen pada 2011, dan kembali meningkat menjadi 82,8 persen pada tahun berikutnya, setelah BI mengeluarkan aturan DHE pada awal 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Untuk target pencatatan Efek baru di 2022 adalah sebanyak 68 Efek, yang terdiri dari pencatatan saham, obligasi baru dan pencatatan efek lainnya yang meliputi ETF

Harga Naik Tak Wajar, BEI Pantau Perkembangan Pola Transaksi Saham IATA

JAKARTA-PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku akan mencermati perkembangan dari

Gagal Bayar Kasus Jiwasraya Adalah Pelajaran Berharga

JAKARTA-Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah mengatakan