Laba Bersih PRDA di Kuartal-I Turun Jadi Rp34,78 Miliar

ilustrasi

JAKARTA-PT Prodia Widyahusada Tbk mengalami penurunan laba bersih pada Kuartal I-2020 menjadi Rp34,78 miliar dari Rp47,96 miliar pada Kuartal I-2019, akibat penuruan pendapatan bersih dan peningkatan beban pokok pendapatan.

“Di awal situasi pandemi Covid-19 pada Maret, kami masih bisa membukukan laba bersih yang cukup baik pada Kuartal I-2020,” kata Direktur Utama PRDA, Dewi Muliaty di Jakarta, Senin (29/6).

Selama tiga bulan pertama tahun ini, jumlah pendapatan bersih PRDA tercatat menurun menjadi Rp391,37 miliar dari Rp399,47 miliar.

Sedangkan beban pokok pendapatan di Kuartal I-2020 mencapai Rp167,49 miliar atau lebih tinggi dibanding periode yang sama di 2019 sebesar Rp163,47 miliar.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan, produktivitas dan pengendalian biaya serta menjaga posisi keuangan yang sehat dengan tetap memprioritaskan keamanan, kesehatan dan keselamatan para karyawan dan pelanggan kami,” papar Dewi.

Baca :  PDI Perjuangan Dukung Kebijakan Pemerintah Dalam Mitigasi Covid-19

Pendapatan bersih PRDA tersebut, kata Dewi, ditopang oleh kontribusi pendapatan dari masing-masing segmen pelanggan. Segmen pelanggan individu dan rujukan dokter menyumbang sebesar 66,3 persen terhadap pendapatan perseroan.

Sedangkan, kontribusi segmen referensi pihak ketiga dan klien korporasi sebesar 33,7 persen terhadap pendapatan perseroan.

Pendapatan tes esoterik juga bertumbuh menjadi Rp75,55 miliar, seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan tes esoterik pada Kuartal I 2020 menjadi sebanyak 136.084 tes.

Per 31 Maret 2020, total liabilitas PRDA melonjak menjadi Rp412,45 miliar dari Rp351,37 miliar per 31 Desember 2019, sedangkan total ekuitas per 31 Maret 2020 tercatat sebesar Rp1,69 triliun atau lebih besar dari posisi per 31 Desember 2019 yang senilai Rp1,66 triliun.

Baca :  Aksi Lawan Virus Corona, MKGR Jabar Bagikan Masker Dan Hand Sanitizer Gratis

“Kami telah melakukan evaluasi menyeluruh dan persiapan yang cukup komprehensif untuk melaksanakan pemeriksaan laboratorium terkait Covid-19.

Di kondisi yang penuh tantangan ini, kami fokus pada keamanan kesehatan dan keselamatan karyawan serta pelanggan Prodia,” ucap Dewi.

Pada Kuartal I-2020, kata Dewi, PRDA menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Siaga Raya untuk layanan pengelolaan laboratorium kesehatan.

Prodia juga meluncurkan layanan pemeriksaan imunohistokimia (IHK) untuk kanker limfoma.

Selain itu, PRDA menyediakan pemeriksaan kesehatan daya tahan tubuh bagi pelanggan