Laba Bersih PRDA Melorot 33,71% Jadi Rp105,23 Miliar

Wednesday 11 May 2022, 7 : 56 pm
by
PT Prodia Widyahusada Tbk

JAKARTA-PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) selama tiga bulan pertama di 2022 hanya membukukan laba bersih senilai Rp105,23 miliar.

Padahal di periode yang sama 2021 jumlah laba bersih perseroan mencapai Rp158,75 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan PRDA yang dikutip Rabu (11/5), penurunan laba bersih tersebut dipengaruhi oleh jumlah pendapatan perseroan di Kuartal I-2022 yang melorot menjadi Rp556,07 miliar dari Rp625,53 miliar pada Kuartal I-2021.

“Perseroan terus berupaya menghasilkan kinerja yang baik di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Hal ini tentunya tidak luput dari usaha maksimal dari setiap insan Prodia, serta loyalitas dan kepercayaan yang pelanggan miliki terhadap Prodia,” ucap Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty dalam siaran pers PRDA.

Dia menyampaikan, laba bruto PRDA di Kuartal I-2022 senilai Rp332,36 miliar atau jauh lebih rendah dibanding periode yang sama di 2021 sebesar Rp389,81 miliar.

Dengan adanya beban usaha PRDA di Kuartal I-2022 yang sebesar Rp207,34 miliar, maka laba usaha perseroan selama tiga bulan pertama tahun ini menjadi senilai Rp125,29 miliar.

Pada Kuartal I-2021, jumlah laba usaha PRDA sebesar Rp192,91 miliar.

Pada laporan arus kas Kuartal I-2022, arus kas dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp130,52 miliar dan arus kas dari aktivitas investasi tercatat negatif Rp233miliar.

Sementara itu, arus kas dari aktivitas pendanaan tercatat surplus sebesar Rp392 juta dibandingkan Kuartal I-2021 yang negatif Rp 8,586 miliar.

Sehingga, PRDA bisa mencatatkan kas dan setara kas di Kuartal I-2022 sebesar Rp505,74 miliar atau lebih tinggi dibandingkan dengan kas dan setara kas pada Kuartal I-2021 yang senilai Rp354,89 miliar.

Dalam siaran pers PRDA, Dewi menyampaikan, total liabilitas perseroan per 31 Maret 2022 tercatat melonjak menjadi Rp483,56 miliar dari Rp466,27 miliar per 31 Desember 2021.

Sedangkan, total ekuitas per akhir Maret 2022 tercatat sebesar Rp2,35 triliun atau lebih tinggi dibanding posisi per akhir Desember 2021 yang sebesar Rp2,25 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Pasar Respons Positif Terhadap Pilpres

JAKARTA-Pasar modal di tanah merespon positif terhadap pemilihan umum presiden

IHSG Ditutup Melemah 0,51% di Posisi 6.843,790

JAKARTA-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup