LPBA Ikrar Dukung Bambang-Said

Alumni Lembaga Pendidikan Bahasa Arab (LPBA) di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur mengikrarkan diri mendukung pasangan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Timur Bambang Dwi Hartono-MH Said Abdullah

PASURUAN- Alumni Lembaga Pendidikan Bahasa Arab (LPBA) di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur mengikrarkan diri mendukung pasangan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Timur Bambang Dwi Hartono-MH Said Abdullah  dalam pilgub Jawa Timur bulan Agustus 2013 mendatang.  

Bahkan untuk memenangkan pasangan nomor 3 ini, mereka akan menjalin komunikasi dengan alumni LPBA lainnya  yang tersebar diseluruh wilayah Jawa Timur. Ikrar dukungan itu disampaikan dalam acara dialog antara Said dan sejumlah elemen masyarakat di Rumah Makan Lesehan Apung Sukabumi, Bangil Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/7) malam.

“Pak Said adalah seorang alumni LPBA. Sebagai sesama alumni, kami pasti mendukung,” ujar H Thoriq, yang juga alumi LPBA.

Seperti diketahui, LPBA ini memiliki jaringan yang sangat luas dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa tokoh agama dan politik nasional juga lahir dari LPBA ini.

Baca :  Catatan APBN 2019

Dia mengaku, LPBA ini memiliki jaringan yang sangat luas yang tersebar disemua wilayah Jawa Timur. Untuk memenangkan Bambang-Said, Thoriq akan memakai jaringan LPBA ini.  

“Kita akan silaturahmi ke tokoh-tokoh alumni LPBA,” tegas dia.

Secara pribadi, Thoriq mengaku mengenal sosok Said Abdullah. Baginya, putra Sumenep ini memiliki kompetensi memimpin Jawa Timur.

“Saya percaya, Jawa Timur dibawah kepemimpinan Bambang-Said akan lebih baik dan rakyat akan sejahtera,” imbuh dia.

Acara dialog ini berlangsung sangat akrab.  Antusiasme masyarakat mengikuti dialog sangat tinggi sekali, terlihat dari jumlah yang hadir. Selain warga masyarakat Arab, dialog diikuti puluhan warga Madura di Pasuruan, kelompok tani, pengajian, para aktivis lembaga swadaya masyarakat dan organisasi massa. Perwakilan berbagai kelompok menanyakan berbagai hal kepada Said.

Baca :  Menimbang Mencetak Uang

Mulai dari riwayat hidup, aktivitas di DPR RI, persoalan sosial ekonomi masyarakat  hingga melonjaknya harga-harga barang yang terjadi belakangan ini.

Said, menjawab pertanyaan salah satu aktivis ormas, Ikhwan, menguraikan secara lugas sikap fraksinya, PDI Perjuangan, yang tegas menolak kenaikan harga BBM. Kata Said, sebelum BBM dinaikkan, pihaknya  mengusulkan agar biaya kunjungan kerja baik dari eksekutif maupun legislatif dialihkan untuk menjaga keseimbangan APBN untuk mencegah  kenaikan.

“Tetapi pemerintah tetap pada keputusannya. Dan di DPR RI, fraksi kami kalah voting di paripurna karena jumlah kami kami lebih sedikit dibandingkan dengan anggota dewan yang setuju BBM naik,” katanya.

Pada kesempatan itu Said juga memaparkan keinginannya bersama Bambang DH untuk mewujudkan masyarakat desa yang berdaya. Pemberdayaan desa akan berjalan optimal jika ada alokasi dana berkecukupan yang diberikan pemerintah.

Baca :  Taubat Nasuha dan Pengampunan Pajak

“Setengah miliar rupiah per desa di setiap periode pembangunan atau setara lima ratus juta rupiah per tahun, akan menjadikan desa-desa di Jawa Timur berdaya. Ini tugas saya bersama Pak Bambang Dwi Hartono jika kelak mendapat kesempatan memimpin Jatim,” jelas dia.

Acara dialog ini sangat kental dengan nuansa spritualnya. Diakhir dialog, 3 orang  Habib dari Kabupaten Pasuruan bergantian mendoakan pasangan Bambang –Said.

Ketiga habib itu adalah ; Habib Husein Sholeh Assegaf, Habib Umar Habsi, dan Habib Ali Ibrahim. Dalam doa,  para tokoh agama ini berharap agar Bambang-Said diberi amanah untuk memimpin Jawa Timur.