LPS Buka Penjualan Saham Bank Mutiara Tahap III

Kamis 7 Feb 2013, 7 : 32 pm
by

JAKARTA-Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membuka kembali penjualan saham Bank Mutiara Tahap III 2013.  Hal ini ditandai dengan pengumuman LPS di surat kabar pada 21 Januari 2013, dengan batas penerimaan surat pernyataan minat dan dokumen kelengkapannya adalah pada 15 Mei 2013. “Proses penjualan Bank Mutiara sendiri sesuai dengan landasan hukum, yakni Pasal 42 Undang-Undang LPS. Dalam UU itu disebutkan antara lain LPS wajib menjual seluruh saham bank dalam penanganan paling lama 3 tahun sejak dimulainya penanganan Bank Gagal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39″, ujar Direktur Keuangan LPS Mirza Mochtar, dalam acara Temu Media LPS, di Kantor LPS, Jakarta, Kamis, (7/2).

Menurut dia, pada 2013 LPS memulai kembali penjualan saham Bank Mutiara, dimana hal itu ditandai dengan pengumuman yang dilakukan LPS kepada surat kabar yang ada di Indonesia. Dengan pengumuman itu, maka masyarakat yang berminat terhadap Bank Mutiara bisa mendaftarkan diri kepada LPS.

Selain wajib menjual, lanjut Mirza, LPS juga harus menjual saham Bank Mutiara dengan tetap mempertimbangkan tingkat pengembalian yang optimal bagi LPS, terbuka dan transparan.

“Terkait dengan pelaksanaan proses penjualan saham Bank Mutiara, LPS telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas sebagai financial advisor dan Assegaf Hamzah & Partner sebagai legal advisor”, jelas Mirza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Optimalisasi Sinergi BUMN dan Swasta, Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

JAKARTA-Memasuki era kebangkitan ekonomi dalam negeri, kolaborasi antara Swasta dengan

Kepala BPIP Kenalkan Buku Diklat Pancasila Untuk TNI

SURABAYA-Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP RI), , Prof. Drs.