LPS Monitor Pergerakan Dana Pihak Ketiga

Tuesday 25 Sep 2018, 4 : 43 pm
ILUSTRASI

JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus memantau pergerakan dana pihak ketiga dari bank yang pindah ke luar negeri (capital outflow) untuk mengetahui kondisi likuiditas dalam konteks menjaga stabilitas ekonomi.

Hasil pemantauan belum menemukan adanya gerakan capital outflow yang luar biasa.

“Kalau ada nasabah pindah dari satu bank ke bank lain memanfaatkan suku bunga yang lebih tinggi, itu biasa. Kami akan memantau apakah pergerakan dana pihak ketiga dalam batas yang aman atau tidak,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah ditemui usai menghadiri LPS Research Fair 2018 di Jakarta, Selasa, (25/9/2018).

Halim mengatakan bahwa LPS juga akan mengambil langkah penyesuaian tingkat bunga penjaminan apabila memang faktor capital outflow disebabkan oleh perbedaan suku bunga.

Baca juga :  Ace Hardware Indonesia Bukukan Laba Rp204,82 Miliar di Triwulan I 2024

“Orang menaruh uang di perbankan itu tidak hanya karena faktor suku bunga saja,” ujar dia.

Halim menegaskan bahwa otoritas sektor keuangan di Indonesia berusaha untuk menjaga stabilitas, termasuk LPS.

Dalam konteks menjaga stabilitas ini, otoritas tersebut mempertimbangkan adanya keseimbangan baru karena kondisi likuiditas, suku bunga dunia, dan kebutuhan akan likuiditas dalam negeri berbeda.

Halim menjelaskan bahwa kondisi keuangan global berubah karena AS, Eropa, dan negara-negara lain menghentikan kebijakan moneter pelonggaran kuantitaif (quantitative easing/QE).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Agus Eko

Adalah wartawan senior di Indonesia. Karya-karya jurnalisnya sangat menarik dan memberikan pandangan mendalam terhadap berbagai isu terkini.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Hampir 2 Juta Peserta BJPS di Tangerang

JAKARTA-Peminat program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di daerah, khususnya
pertumbuhan lab bersih AKRA tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan per 30 September 2021 menjadi Rp17,25 triliun dari Rp13,86 triliun per 30 September 2020

Laba Bersih AKRA di Semester Pertama Capai Rp955,46 Miliar

JAKARTA- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) selama enam bulan pertama