LPS Tambah Modal Bank Mutiara Rp 1,5 Triliun

Friday 20 Dec 2013, 5 : 27 pm
by

JAKARTA-Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akhirnya menyetujui permintaan Bank Indonesia (BI) agar menambah modal ke PT Bank Mutiara Tbk sebesar Rp1,5 triliun. “Mulai hari ini (Jumat, 20/12) LPS menyetujui untuk melakukan penambahan modal sesuai ketentuan,” ujar Corporate Secretary LPS, Samsu Adi Nugroho melalui pesan singkatnya, Jumat (20/12).

Menurut Samsu, penambahan ini bertujuan  untuk meningkatkan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPPM)  atau lazim juga disebut CAR Bank Mutiara.  Tambahan modal itu diperlukan Bank Mutiara untuk menjaga kelangsungan usaha. Dengan demikian per 23 Desember 2013, CAR Bank Mutiara sudah memenuhi syarat BI.

Dalam surat BI ke LPS menyebutkan: “Kebutuhan tambahan modal untuk memenuhi Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPPM) sesuai profil risiko 14 persen adalah sebesar Rp922,51 miliar. Disamping itu Saudara perlu mengantisipasi potensi kerugian terkait kewajiban perpajakan serta permasalahan lainnya sebesar Rp603,53 miliar.”

Sementara itu, Ketua Eksekutif LPS, Robertus Bilitea membenarkan bahwa LPS telah menyetujui rencana penambahan modal ke Bank Mutiara untuk meningkatkan rasio kecukupan modal (CAR) agar sesuai dengan ketentuan BI.

Dengan adanya penambahan modal, kata Robertus, CAR Bank Mutiara akan berada di atas 14 persen sesuai dengan aturan Internal Capital Adequacy Assesment Proces (ICAAP) terkait penerapan asel III. Sejauh ini, jelas dia, LPS sudah menerapkan good corporate governance sebagai pemegang saham.

Sebelumnya, Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, dirinya belum mengetahui secara resmi dari LPS terkait persetujuan untuk menambahkan modal ke Bank Mutiara. “Kalau dikatakan LPS sudah menyampaikan (persetujuan), saya belum mendengar,” kata Agus Marto di Kompleks Perkantoran BI Jakarta, Jumat (20/12)

Hanya saja, jelas Agus Marto, langkah yang telah ditempuh BI tersebut merupakan tugas bank sentral dalam melakukan fungsi pengawasan. “Apabila ada yang perlu disampaikan kepada manajemen atau pemegang saham (LPS), tentu kami lakukan langsung. Kalau LPS mau merespons, kami tentu sambut dengan baik,” ujarnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Ketua SC Musda KNPI Kota Bekasi Tegaskan Wali Kota Ketat Terapkan Prokes Saat Musda

BEKASI-Gelaran Musyawarah Daerah (Musda) ke enam KNPI Kota Bekasi sudah

Bank OCBC NISP Terbitkan Obligasi Sebesar Rp 2 Triliun

JAKARTA-Penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Bank OCBC NISP Tahap I Tahun