Mayoritas Bursa Asia Menguat, IHSG Berakhir Melemah 0,39%

Rabu 24 Jan 2024, 4 : 53 pm
by
pasar saham
ilustrasi

JAKARTA-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 28,405 poin atau tergerus 0,39% menjadi 7.227,823, Rabu (24/1/2024).

Ini dipicu oleh anjloknya harga saham 361 dari 765 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Rabu (24/1/2024).

IHSG hari ini sempat melejit ke posisi tertinggi harian di 7.271,958 dan terendah di posisi 7.170,298.

Emiten yang harga sahamnya ditutup turun, antara lain, UNTR merosot 0,66% jadi Rp22.550 per unit.

BBCA turun 0,78% ke Rp9.525, ASII turun 0,98% jadi Rp5.075, BMRI tertekan 1,54% ke Rp6.400, dan BBRI turun 0,88% ke harga per saham.

Sedangkan saham KLBF mengalami kenaikan harga 2,57% jadi Rp1.595 per unit.

HMSP naik 1,72% jadi Rp885, GGRM terangkat 0,87% ke Rp20.225, SMGR naik 0,84% jadi Rp6.025, UNVR naik 0,63% jadi Rp3.200, dan TLKM naik 0,51% ke harga Rp3.970 per saham.

Menurut data RTI, total volume saham yang berpindahtangan pada Rabu (24/1/2024) ini mencapai 18,302 miliar saham senilai Rp15,248 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.192.685 kali.

Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Rabu (24/1/2024) ini ditutup menguat, kecuali indeks Nikkei225, Jepang ditutup turun 0,80%.

Adapun indeks Straits Times, Singapura, indeks Hang Seng, Hong Kong dan indeks Shanghai, China ditutup menguat masing-masing 0,58%, 3,56% dan 1,80%

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

ASEAN dan Republik Korea memiliki potensi sektor ekonomi hijau dan ekonomi digital yang sangat besar

Peluang Kemitraan ASEAN-ROK di Bidang Ekonomi Hijau dan Digital

BOGOR-ASEAN dan Republik Korea (ROK) memiliki potensi sektor ekonomi hijau
PT Samudera Indonesia Tbk

Pyridam Farma Siap Gelar Right Issue Rp1,07 Triliun

JAKARTA – PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) akan menggelar penawaran umum