Menteri ESDM: Jadilah Pahlawan Masa Kini

ESDM
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2019 keluarga besar Kementerian ESDM, Senin pagi (11/11) di Jakarta.

JAKARTA-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengingatkan agar peringatan Hari Pahlawan tak hanya sekedar bersifat seremonial, tetapi lebih dari itu, Hari Pahlawan harus dimaknai dengan kegiatan produktif dan konstruktif yang dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan.

“Mari kita maknai hari pahlawan ini dengan wujud nyata bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju. Saudara sebangsa dan setanah air, Hari Pahlawan kiranya jangan hanya bersifat seremonial belaka tetapi dapat diisi dengan berbagai aktifitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan,”ujar Menteri ESDM saat memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2019 keluarga besar Kementerian ESDM, di Jakarta, Senin pagi (11/11).

Baca :  Fahri Pertanyakan Pembongkaran Saung BK di LP Sukamiskin

Melalui peringatan Hari Pahlawan ini, Arifin juga berpesan untuk terus membangkitkan inovasi anak-anak bangsa dengan menjadi Pahlawan Masa Kini sebagaimana tema peringatan Hari Pahlawan kali ini “Aku Pahlawan Masa Kini”. “Dengan menjadikan diri kita sebagai Pahlawan Masa Kini maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi,” tandasnya.

“Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia dalam bentuk aksi-aksi nyata, memperkuat keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia seperti menolong orang yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis yang merugikan orang lain dan sebagainya,” kata Arifin.

Peringatan Hari Pahlawan ditambahkan Arifin, kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat, jangan biarkan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia yang telah dibangun para pendiri negeri dengan tetesan darah dana air mata menjadi sia-sia.

Baca :  Lebak Jadi Tolok Ukur Kemakmuran Indonesia

“Cintailah tanah air sampai akhir hayat dan jangan biarkan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia porak poranda. Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa, jangan biarkan negeri kita terkoyak tercerai berai terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain,”jelas Arifin.

Peringatan Hari Pahlawan bertujuan untuk mengingatkan kembali pertempuran 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen yang paling bersejarah untuk merebut kemerdekaan Indonesia sekaligus untuk lebih menghargai jasa-jasa para pahlawan. Semangat yang ditujukan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus untuk dikembangkan di dalam segenap sanubari insan warga negara Indonesia.

Baca :  Potensi EBT Yang Melimpah di Indoneia Menarik Investor