Naik di Level 7.118,128, IHSG Sesi I Menguat 0,77%

Monday 1 Jul 2024, 1 : 26 pm
by
Ilustrasi

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi pertama, Senin (01/7/2024) ditutup di posisi 7.118,128, menguat 54,550 poin atau naik 0,77%.

Menguatnya IHSG di atas level 7.100 siang ini seiring naiknya harga saham 304 dari 782 emiten yang sahamnya ditransaksikan pada sesi pertama, Senin (01/7/2024). IHSG pada sesi I Senin ini, sempat mencapai level tertinggi 7.133,375.

Menurut data RTI, saham SMGR naik 4,02% jadi Rp3.880 per saham. ASII naik 3,36% ke Rp4.610, UNTR terangkat 0,34% ke Rp22.050, BBRI menguat 0,65% jadi Rp4.630, BMRI naik naik 0,81% jadi Rp6.200, dan BRPT naik 9,60% ke harga Rp1.085 per saham.

Baca juga :  BEI Pastikan 5 Anggota Bursa Tak Lakukan Short Selling

Sedangkan saham BBCA turun 0,76% jadi Rp9.850 per saham. TLKM tertekan 0,64% jadi Rp3.110, KLBF turun 0,66% jadi Rp1.515, UNVR turun 1,66% jadi Rp2.970, dan GGRM turun 3,31% ke harga Rp17.500 per saham.

Total volume perdagangan saham di BEI pada sesi I, Senin (01/7/2024) mencapai 9,164 miliar lembar saham senilai Rp9,294 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 532.179 kali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

gatti

Adalah jurnalis senior yang memiliki spesialisasi dalam membuat analisis ekonomi dan politik.

Komentar


HI THERE!

Eu qui dicat praesent iracundia, fierent partiendo referrentur ne est, ius ea falli dolor copiosae. Usu atqui veniam ea, his oportere facilisis suscipiantur ei. Qui in meliore conceptam, nam esse option eu. Oratio voluptatibus ex vel.

Wawancara

BANNER

Berita Populer

Don't Miss

Faisal Basri: Kasus Jiwasraya Karena OJK, DPR dan Kemenkeu Abai

JAKARTA-Ekonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (INDEF),

Kawasan Industri Teluk Bintuni Ditargetkan Serap Investasi USD 800 Juta

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengakselerasi pengembangan kawasan industri di luar