NasDem Tidak Pernah Sodorkan JK

Jumat 25 Apr 2014, 9 : 14 pm
viva.co.id

JAKARTA-Partai NasDem tidak pernah secara resmi menyodorkan sosok Jusuf Kalla sebagai pasangan cawapres untuk Joko Widodo. Karena itu NasDem menyerahkan masalah cawapres ini kepada Jokowi sepenuhnya. 

“Partai tidak pernah menyebut nama, apalagi mendeklarasikan diri sejumlah nama cawapres lalu diserahkan kepada Jokowi. Itu tidak pernah ada,” kata Ketua DPP Partai NasDem, Zulvan Lindan dalam diskusi pilpres di RM Dapur Selera, Jakarta, Jumat (25/04/2014).

Namun Zulvan mengakui nama JK muncul karena secara perorangan yang mendorong. Kalau mau jujur, tentu NasDem akan menyodorkan Surya Paloh. Namun Surya Paloh sendiri memang tidak pernah berminat menjadi capres. “Jadi ini untuk pelajaran berdemokrasi bagi Ketua umum parpol, tidak harus menjadi capres,” terangnya.

Menurut mantan anggota Komisi I DPR ini, Surya Paloh sudah menegaskan ingin melakukan perubahan negeri ini melalui parlemen.

Diakui Zulvan, saat ini hanya ada dua capres yang kuat, yakni Jokowi dan Prabowo Subianto. Kedua capres ini akan bersaing ketat pada Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. Sedangkan Aburizal Bakrie dan lainnya dipastikan akan ditinggalkan rakyat.
Hanya saja, lanjutnya, Jokowi maupun Prabowo harus didampingi orang yang memiliki integritas, kompeten, dan teruji khususnya di bidang perekonomian. “Kalau mau memperbaiki bangsa ini, maka jelas harus ekonom yang mendampingi Jokowi. Figurnya, cuma dua, yakni Rizal Ramli dan Abaraham Samad,” paparnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Presiden Jokowi Soroti Progres KEK Mandalika

JAKARTA-Presiden Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

KADI Mulai Penyelidikan Sunset Review BMAD Pisang Asal Filipina

JAKARTA-Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) memulai penyelidikan sunset review pengenaan