Novanto Bawa Golkar Jadi “The Leading Party”

Minggu 25 Des 2016, 1 : 15 pm
Politikus Golkar, Setya Novanto

JAKARTA – Banyak pihak mengeritik keputusan Partai Golkar menunjuk kembali Setya Novanto menjadi Ketua DPR.

Salah satu yang keras mengeritik adalah Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi).

Peneliti Formappi, Lucius Karus mengatakan sejak rezim Orde Baru hingga masa reformasi, sejarah pergantian pucuk pimpinan DPR terjadi dua kali, hanya ada di periode DPR 2014-2019.

Juru Bicara Partai Golkar, Nurul Arifin mengklarifikasi dengan mengatakan bahwa apa yang dikritisi Formappi sudah melalui prosedur dan aturan yang berlaku.

“Justru kita harus melihat ini sebagai sebuah catatan sejarah, agar tidak semena-mena dalam menggunakan kekuasaan,” tegas Nurul dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (25/12/2016).

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Politik Dinasti Cenderung Membentuk Kartel

JAKARTA-Politik dinasti bukan hanya berdampak buruk, namun juga berpotensi membentuk

China Punya Bargaining Kuat di Proyek KA Cepat

JAKARTA-Pengamat politik Muhammad Nasih mendesak DPD terus mengontrol pemerintah terkait