OJK Mencatat Total Akumulai Transaksi Kripto Rp211,10 Triliun per April 2024

Selasa 11 Jun 2024, 12 : 58 am
by
Ilustrasi

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total akumulasi nilai transaksi aset kripto sejak awal 2024 hingga April 2024 mencapai Rp211,10 triliun.

Sedangkan nilai transaksi aset kripto pada April 2024 tercatat sebesar Rp52,3 triliun, turun dari sebesar Rp103,58 triliun pada Maret 2024.

Menurut siaran pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Bulan Mei 2024 di Jakarta, Senin (10/6/2024), dari sisi investor, OJK mencatat jumlah total investor aset kripto mencapai 20,16 juta investor per April 2024 atau mengalami peningkatan 410 ribu investor dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 19,75 juta investor.

Menurut OJK, sejak diterbitkannya POJK Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), OJK telah memfasilitasi konsultasi dari 9 calon Peserta Sandbox dengan model bisnis Agregator, E-KYC, Fraud Scoring, Wealth-TechDigital Identity, dan Tokenisasi Real World Asset.

Selanjutnya, OJK sedang membantu percepatan proses pendaftaran calon Peserta Regulatory Sandbox untuk model bisnis Digital Identity dan Tokenisasi Real World Asset.

Sebagai implementasi dari POJK Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan ITSK, OJK telah menerbitkan SEOJK No 5 tahun 2024 tentang Mekanisme Ruang Uji Coba dan Pengembangan Inovasi yang menjadi panduan teknis bagi Peserta Regulatory Sandbox di OJK.

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

Daftar Efek Syariah OJK Capai Angka Tertinggi

JAKARTA-Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan keputusan Nomor: KEP-19/D.04/2017

KOPITU-BNI XPora Teken MoU, Dongkak Produktifitas Ekspor UMKM

JAKARTA-Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (KOPITU) menandatangani Memorandum