OJK Setujui Kookmin Jadi Pemegang Saham Pengendali BBKP

ilustrasi

JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan persetujuan masuknya KB Kookmin Bank sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) di PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) yang merupakan hasil dari Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Keputusan pemberian persetujuan terhadap Kookmin menjadi PSP di BBKP tersebut disampaikan oleh Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK, Anto Prabowo melalui siaran pers OJK yang dilansir di Jakarta, Rabu (5/8).

Anto menyebutkan, persetujuan OJK itu dikeluarkan melalui Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK tertanggal 30 Juli 2020.

“Selain itu, induk usaha KB Kookmin Bank yaitu KB Financial Group (KBFG) yang merupakan grup finansial terbesar di Korea Selatan juga disetujui menjadi Ultimate Shareholder Bank Bukopin,” ujarnya.

Baca :  INAF Serahkan Keputusan Merger Kepada Pemegang Saham

Dengan keputusan OJK ini, maka saat ini BBKP memiliki dua PSP, yaitu KB Kookmin Bank dengan jumlah saham 33,9 persen dan Bosowa Corporindon sebesar 23,4 persen.

Saham lainnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia sebesar 6,37 persen dan pemegang saham publik dengan kepemilikan di bawah 5 persen mencapai 36,33 persen.

Rencananya, BBKP akan menggelar Rapat Umum Pemegang Luar Biasa (RUPS-LB) pada 25 Agustus 2020 untuk mengambil berbagai keputusan dalam upaya pengembangan kelembagaan dan bisnis perseroan.

“Masuknya Kookmin Bank sebagai PSP diharapkan menjadi dukungan positif bagi perkembangan Bank Bukopin serta industri perbankan nasional, sehingga bisa meningkatkan kontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi,” ucap Anto

Baca :  FINN Rencanakan Rights Issue Maksimal 2,3 Miliar Saham