Pak Gubernur, Jangan Simpan Covid 19 di Rusunawa Penggilingan

Ilustrasi

Oleh: Wahyudin Jali

Rusunawa Pengilingan Tower E berada di kelurahan Penggilingan, kecamatan Cakung Jakarta Timur. Namun saat ini, warga Rasunawa Penggilngan sudah tidak nyaman lagi setelah ditemukan warga terjangkit Covid 19.

Pertama kali ditemukan covid 19 dilantai 7 tower E satu atas informasi yang beredar dari group Whatsapp warga. Informasi covid bukan berasal dari warga yang terjangkit covid 19. Tapi informasi tersebut berasal dari Puskemas langsung diketahui warga Tower E satu.

Tapi sayang, sampai sekarang warga yang terinfeksi Covid belum dipindahkan dari lingkungan warga Rusunawa Penggilingan Tower E satu.

Malahan sampai sekarang, warga yang terinfeksi covid disuruh isolasi mandiri di Rusunawa tapi anak yang terinfeksi covid 19, tetap saja berkeliaran Dan Ber main main dengan anak lain.

Baca :  Pertamina Foundation-Friends Entertainment Bagikan Sembako di Beberapa Kota

Maka dari kasus diatas, kami dari kaki publik segera memimta kepada Gubernur Anies Baswedan untuk segera melaksanakan Pergub No.88 tahun 2020.

Dimana semua Pasien pasien Covid 19 yang positif dengan tanpa gejala atau keluhan ringan, wajib isolasi mandiri ke sebuah tempat yang sudah ditentukan, atau ke wisma atlit.

Kalau masih ada pasien pasien yang sudah terkena covid 19 yang masih isolasi mandiri, di lingkungan kelurahan atau Rukun Warga di seluruh DKI Jakarta dan tidak segera dipisahkan dari warga yang sehat. Maka penularan Covid 19 itu akan tetapi tinggi di jakarta.

Dan Penerapan PSBB ala Anies Bawesdan akan sia sia saja, atau bisa disebut PSBB kaleng kaleng alias bohongan.

Baca :  BTN Komit Jalankan Protokol Kesehatan

Selain itu, kami dari kaki publik sangat sedih dan kuatir dengan pelaksanaan PSBB hari ini.

Dimana, Gubernur Anies Baswedan dalam penerapan PSBB hanya banyak focus pada razia dijalan jalan hanya sekedar untuk mencari uang denda kepada masyarakat yang melanggar.

Kalau ingin mengendalikan covid 19 bukan dengan cara hanya melakukan razia razia di jalan saja.

Tapi akan lebih baik mengutamakan pekerjaan pemindahan pasien pasien Covid 19 yang positif dengan tanpa gejala atau keluhan ringan dari tempat tinggal padat penduduk ke wisma atlit.

Penulis adalah Koordinator Investigasi Kaki Publik di Jakarta