Panja: Bongkar Transaksi 8000 Saham Rugikan Jiwasraya

Mukhtarudin Partai Golkar

JAKARTA-Pengakuan Benny Tjokro, pemilik PT. Hanson International Tbk usai diperiksa Kejaksaan Agung cukup mengejutkan.Dia membeberkan melalui sepucuk surat kepada media bahwa ada banyak puluhan manager investasi dan 8.000 orang pemilih saham yang merugikan Jiwasraya.

“Kita minta agar pengakuan itu ditindaklanjuti dengan mendalami transaksi saham yang terjadi di Jiwasraya,” kata anggota Panja Mukhtarudin kepada wartawan di Jakarta, Minggu (2/2/2020).

Oleh sebab itu, kata anggota Komisi VI DPR, Panja Jiwasraya mengusulkan untuk berkoordinasi dengan Komisi terkait lainnya di DPR yang memiliki otoritas dalam hal pengawasan keuangan maupun mekanisme kepemilikan saham. 

“Panja VI akan komuniksi dengan Komisi XI untuk rapat gabungan atau Rapat Dengar Pendapat (RDP),” ujarnya.

Baca :  OJK Terbitkan Peraturan Lindungi Konsumen

Dengan adanya rapat gabungan itu, lanjut salah satu Ketua Bidang DPP Partai Golkar, pihaknya bisa memanggil Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Lebih jauh kata Mukhtarudin, berhubung yang bersangkutan (Bentjok) tengah menjalani proses hukum, maka sesegera mungkin Panja Jiwasraya akan melakukan koordinasi dengan Komisi III DPR yang bermitra dengan institusi penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Agung.

“Kita upayakan bisa memanggil Bentjok dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Panja Komisi VI,” imbuhnya

Kemarin, Benny mempertanyakan kenapa hanya PT Hanson yang diproses dalam kasus tersebut? Menurutnya, banyak pihak lain yang semestinya ikut diproses dalam perkara dugaan korupsi Jiwasraya.

Baca :  BEI: Investor Tunggu Kepastian Koalisi

“Ada puluhan manager investasi, berarti ada puluhan/ratusan jenis saham yang bikin rugi. Kenapa nggak semua ditangkap? Kenapa cuma Hanson,” tulis Benny dalam kertas itu.

Benny tak menjelaskan lebih detail pihak yang dimaksud tersebut. Namun, menurutnya, pihak itu adalah pemilik saham investasi di Jiwasraya sebelum dibeli oleh PT Hanson.

“Saham Hanson yang ada di dalam manajer investasi milik Jiwasraya beli dari siapa? Mudah kok dicari, kalau ketemu penjualnya, jadi jelas. Ingat lo, MYRX (Hanson International) itu perusahaan tbk, ada lebih dari 8.000 pemegang saham,” katanya.