Pasar Antisipasi Rilis BI Rate

JAKARTA-Bursa AS kembali melanjutkan penguatannya dalam 7 hari berturut-turut memfaktorkan sentimen positif dari pernyataan Obama yang kelihatannya lebih memilih langkah diplomasi untuk Suriah. Bursa AS sempat dibuka melemah di awal perdagangan seiring koreksi signifikan saham Apple Inc. seiring kekecewaan pasar terkait rilis produk barunya. Sementara harga minyak menguat tipis ke level US$107.6/barel diikuti mayoritas harga metal dunia yang bergerak mixed. ETF Indonesia di bursa AS terkoreksi sekitar 2% semalam setelah menguat 12.7% dalam 3 hari terakhir. “Bursa Asia pagi ini bergerak mixed dengan kecenderungan menguat tipis memfaktorkan sentimen positif dari penguatan bursa AS semalam,” ujar analis valas PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis (12/9).

Nilai tukar Rupiah pagi ini dibuka menguat tipis ke level Rp11,300/US$ dan yield SUN 10thn relatif stabil di level 8.69%. IHSG hari ini diperkirakan akan dibuka menguat seiring positifnya sentimen dari bursa regional. Namun demikian, pasar akan mengantisipasi rilis BI rate siang ini yang diekspektasikan bertahan di level 7%. “Resistance indeks berada di level 4,400,” pungkas dia.

 

Baca :  Rupiah Masih Stagnan