Pasar Wait and See Hasil Fed Meeting

JAKARTA-Bursa Amerika Serikat (AS) melanjutkan penguatannya dalam 3 hari berturut-turut meski dengan volume yang relatif tipis seiring pasar masih wait and see terkait hasil Fed Meeting yang diekspektasikan akan mengurangi besaran QE3. Pasar mulai berspekulasi The Fed hanya akan mengurangi US$5 miliar dari ekspektasi sebelumnya yang mencapai US$10 miliar. Sementara harga minyak dunia melanjutkan koreksinya ke level US$105.4/barel diikuti mayoritas harga metal dunia. “ETF Indonesia di bursa AS semalam melemah 2.5% setelah menguat signifikan dalam 2 hari perdagangan sebelumnya,” ujar analis valas PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih di Jakarta, Rabu (18/9).

Menurut dia, bursa Asia sendiri Rabu pagi (18/9) dibuka mixed sementara bursa Jepang menguat signifikan sekitar 1% didorong penguatan di sektor pelayaran. Harga minyak pagi ini relatif flat di level US$105.4/barel sementara nilai tukar Rupiah dibuka stabil di level Rp11,178/US$ begitu juga dengan yield SUN 10thn di level 8.2%.  “IHSG sendiri hari ini diperkirakan akan kembali bergerak sideways seiring pasar masih akan wait and see terkait hasil Fed Meeting yang akan dirilis malam ini. Range indeks akan berada di level 4,475 – 4,550,” ujar dia.

 

Baca :  Kenaikan Harga Properti Residensial Meningkat