PDI P Banyuwangi Ikrar Menangkan Bambang-Said Jempol

MH Said Abdullah

BANYUWANGI-Mempringati Hari Kesaktian Pancasila 1 Juni dan Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Banyuwangi menggelar Rapat Akbar serta sosialisasi rekomendasi Bambang – Said Abdullah sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur (Cagub – Cawagub) Jatim dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) periode 2014-2019.

Dalam rapat akbar tersebut, segenap pengurus dan kader partai berlambang Banteng Moncong Putih ini berikrar akan all out memenangkan pasangan Bambang-Said Jempol.

Hal ini diungkapkan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim, Sirmadji. Dirinya mengatakan, jika seluruh kader PDIP berikrar akan gotong royong memenangkan pasangan Bambang-Said untuk Jatim Jempol.
“Dengan semangat kerja cerdas dan kerja iklas, kita semua akan bergotong royong untuk memenangkan pasangan Bambang-Said untuk Jatim Jempol,” kata dia.

Baca :  Mega Disebut Masih Dendam, PDIP: Jangan-Jangan Andi Arief Sedang Meracau

Dirinya juga menambahkan, jika pihaknya akan mengantongi perolehan suara terbanyak dalam pemilukada mendatang, karena wilayah ‘Tapal Kuda’ khususnya Banyuwangi adalah basis massa PDIP Jatim.

“Kita yakin dan optimis akan memperoleh suara terbanya pada Pilgub mendatang,” tambah dia.

Turut hadir dalam rapat akbar tersebut, Cawagub Said Abdullah didampingi wakil bupati Banyuwangi terpilih Yusuf Widyatmoko dan para tokoh masyarakat dari forum kepala desa dan camat Se-Banyuwangi.

Sementara itu, Cawagub Said Abdullah dalam orasi politiknya memaparkan program-program yan akan dilaksanakan jika nantinya terpilih untuk mengemban amanat masyarakat Jatim. Kartu Jempol dan Pro Semar adalah program andalan yang akan dilaksanakan untuk meninkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim.

Baca :  Irjen Pol. Ronny Sompie Jadi Tumbal Tsunami Harun Masiku

“Dengan program Kartu Jempol, masyarakat Jatim tidak akan bingun lagi untuk masalah kesehatan,” kata dia.

Dirinya juga memaparkan tentang Program Setengah Miliar (Pro Semar), dimana program tersebut diperuntukkan untuk setiap desa di Jatim. Dengan program Pro Semar, setiap desa di Jatim akan mendapat alokasi anggaran sbesar Rp. 500 juta setahun, dan desa mempunyai otonomi sendiri untuk mengelola dan memaksimalkan anggaran tersebut.

“Sedangkan untuk Pro Semar, Program Setengah Milyar untuk seluruh desa setiap tahun merupakan program jangka panjang-menegah. Dan yang akan mengelola dan memaksimalkan anggaran tersebut adalah seluruh perangkat desa dan penduduk desa, dan bukan Gubernur. Karena yang paling tahu kebutuhan setiap desa adalah perangkat desa dan penduduk desa tersebut,” papar dia.   

Baca :  Bambang-Said Jalani Test Kesehatan