Pelita Samudera Raih Kontrak Pengangkutan Batubara Senilai USD15.7 Juta

Pelita Samudera

JAKARTA-PT Pelita Samudera Shipping Tbk (“Perseroan”, “PSS”, kode IDX: PSSI) mengawali semester II/2019, sukses meraih kontrak jangka panjang untuk pengangkutan dan pemindahmuatan batubara dengan perpanjangan kontrak senilai US$15.7 juta.

Kontrak pertama selama 2 tahun dengan perusahaan tambang batubara PT Jembayan Muarabara yang merupakan bagian dari kelompok usaha PTT Thailand (Sakari Resources Group). Pemindahmuatan batubara ini dari jasa Floating Loading Facility (FLF) yang beroperasi di area Kalimantan Timur.

Sekretaris Perusahaan PT Pelita Samudera Shipping Tbk, Imelda Agustina Kiagoes menjelaskan kepercayaan Jembayan terhadap PSSI melengkapi 2 kontrak jangka panjang sebelumnya untuk jasa kapal tunda dan tongkang (tug dan barge) yang ditandatangani tahun lalu senilai US$39 juta dan US$18 juta.

Baca :  Soal Kasus SIAP, Reliance Klaim Menjadi Korban Sikap Buru-Buru BEI

Salah satu kontrak untuk pengangkutan batubara ke area Jawa Timur yaitu untuk pembangkit listrik terbesar di Indonesia.

“Kontrak jangka panjang kedua selama satu tahun dengan LG Internasional, perusahaan berbasis di Korea yang bekerja sama dengan perusahaan tambang batubara PT Ganda Alam Makmur,” jelasnya.

Menurutnya, pengangkutan batubara di area operasi Kalimantan Timur dari jasa tug dan barge dengan minimum garansi kontrak volume sekitar 1.3 juta metrik ton.

Sampai dengan akhir semester pertama di 2019, komposisi kontrak jangka panjang untuk segmen Floating Loading Facility sudah mencapai hampir 90% dan sekitar 10% spot basis dengan persentase kontrak jangka panjang yang lebih tinggi dari 2018.

Baca :  Saham Emiten Rokok Tergerus Isu Harga Rokok Naik

Sedangkan segmen tug dan barge telah mencapai 75% untuk kontrak jangka panjang dan 25% spot basis. Utilisasi kapal yang tinggi di rata-rata 95% sampai akhir Juni 2019.

“Dengan target pendapatan yang lebih tinggi di semester kedua 2019 dibandingkan semester pertama 2019, segmen Floating Loading Facility dan tug dan barge juga mendukung pertumbuhan pendapatan Perseroan di 2019 selain lini bisnis terbaru di bulk carrier Mother Vessel,” ujarnya.

Perpanjangan kontrak dengan kedua penambang ternama di Indonesia ini membuktikan tingginya kepercayaan pelaku usaha batubara terhadap kinerja PSSI di industri logistik.