Pembentukan Holding BUMN Tetap Harus Hati-Hati

Monday 27 Nov 2017, 2 : 29 pm
Anggota Komisi VI DPR RI, Endang Srikarti Handayani

JAKARTA – Sebagian masyarakat menyindir pihak-pihak yang tidak sepakat dengan ide holdingisasi yang digagas pemerintah saat ini.

Padahal holdingisasi BUMN jauh lebih banyak manfaatnya ketimbang mudharatnya.

“Sangat bagus sekali holding ini kalau kita mengikuti terus perkembangan pelaksanaannya, yang enggak setuju itu orang yang enggak mengikuti perkembanganya,” kata Anggota Komisi VI DPR RI, Endang Srikarti Handayani di Jakarta, Senin (27/11/2017).

Meskipun banyak pihak tidak setuju dengan gagasan holding yang dibuat pemerintah, lanjut dia, faktanya hal tersebut tetap berjalan.

“Setuju, enggak setuju buktinya sudah jalan tanpa ada persetujuan DPR,” ujarnya.

Malah yang perlu di waspadai, lanjut Endang, adalah bila BUMN Holding dan anak perusahaan beralih tangan karena penjualan tanpa koordinasi dengan DPR.

“Bila itu terjadi sangat di sayangkan,” ucapnya.

Kendati demikian, Endang mengaku dengan adanya holding diharapkan BUMN-BUMN kedepannya bisa lebih mandiri.

“Tapi memang sih BUMN harus punya inisiatif untuk punya kemerdekaan mengambil kebijakan yang urgen tanpa harus sedikit-sedikit lapor DPR biar ada kemandirian dan punya diskresi tanpa ada intervensi siapapun demi untuk pemasukan negara,” imbuhnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN sukses melakukan holdingisasi terhadap BUMN sektor pertambangan yakni PT. Timah Indonesia. Tbk. PT. Antam. Tbk. PT. Bukit Asam. Tbk dengan induk holdingnya yaitu PT. Inalum. Tbk. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Don't Miss

Penjelasan PLN Soal Keringanan Tagihan Listrik

JAKARTA-Kebijakan Presiden Joko Widodo meringankan beban rakyat terkait tagihan listrik

TLKM Targetkan Restrukturisasi Bisnis Data Center Bisa Rampung di 2024

JAKARTA-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menargetkan proses restrukturisasi bisnis