Pemerintah Perlu Tinjau Kembali Alokasi Dana APBN

Rabu 20 Nov 2013, 5 : 54 pm
by

JAKARTA-Ketua Tim Pemerintah untuk Revisi Rancangan Undang-Undang Pemerintah Daerah, Dr. I Made Suwandi mengatakan ketidakjelasan Peraturan Pemerintah No. 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah Pusat dan Daerah telah berdampak buruk terhadap  pembagian keuangan antar pemerintahan.  Karena itu, sangat penting mengkaji kembali pola alokasi dana APBN saat ini, dimana  70% tersentralisasi di pusat dan hanya 30% untuk daerah.  “Mestinya daerah bisa memiliki dana yang lebih besar karena pemerintah daerah memiliki 31 urusan kewenangan, dan ini jauh lebih banyak dari urusan yang ditangani pemerintah pusat.” I Made Suwandi disela-sela Seminar Kebijakan Nasional yang diselenggaran oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa/UNDP melalui proyek Program Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Provinsi (Provincial Governance Strengthening Programme/PGSP) di Jakarta, Rabu (20/11).

I Made Suwandi menjabarkan walaupun UU No. 32 tahun 2004 menetapkan Pemerintah Pusat hanya memiliki enam kewenangan absolut (urusan hubungan luar negeri, urusan pertahanan, urusan keamanan, urusan fiskal dan moneter, urusan peradilan, dan urusan agama), pembagian urusan yang lebih detil belum memadai.   Ketidakjelasan ini berdampak pada kebingungan pemerintah sehingga berakibat pada tumpang tindih ataupun kekosongan pelaksanaan urusan pemerintahan. “Situasi ini sangat mempengaruhi pembagian sumberdaya pendukungnya: seberapa banyak dana dan tenaga kerja yang harus diberikan untuk setiap tingkatan pemerintahan.” kata I Made Suwandi. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari BeritaMoneter.com. Mari bergabung di Channel Telegram "BeritaMoneter.com", caranya klik link https://t.me/beritamoneter, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca juga berita kami di:

Komentar

Your email address will not be published.

Don't Miss

PLTU Pertama Berteknologi USC Terbesar di Indonesia Beroperasi

JAKARTA-Pasokan listrik di Indonesia bakal terjamin dengan beroperasinya secara komersial

ASEAN Perkuat Hubungan Dagang dengan AS dan Rusia

KUALA LUMPUR-Meski secara politik Amerika Serikat (AS) dan Rusia sering