Pemerintah Tengah Kaji Opsi Mudik Lebaran

Anggota DPR RI, Selly Andriany Gantina

JAKARTA-Pemerintah tengah mengkaji beberapa opsi terkait mudik lebaran mendatang, salah satunya opsi larangan mudik. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). 

“Pemerintah sedang mengkajian secara matang. Tujuan utamanya kan maslahat seluruh masyarakat,” kata Anggota Komisi VIII DPR Selly Andriany Gantina di Jakarta, Kamis (26/03/2020).

Anggota Komisi VIII yang membidangi sosial agama dan kebencanaan ini juga menyebut bahwa kekhusyukan Ibadah Ramadan tidak akan terganggu oleh Virus Ccorona ini. “Poinnya ibadah selama bulan suci Ramadhan tidak kehilangan makna sucinya. Masyarakat tetap bisa beribadah secara khusyuk walaupun dalam kondisi prihatin. Pemerintah harus jamin” imbuhnya.

“Bisa dong kita menunjukkan rasa empati kita sebagai umat beragama dengan tidak mudik dulu. Ada sekian resiko yang mungkin lebih besar, kalau mudik. Bisa membahayakan sanak keluarga di kampung halaman.”

Baca :  Dukung Penanganan Covid-19, Bank DKI Ajak Warga Berdonasi Melalui Bank DKI Peduli

Politisi PDI Perjuangan ini juga menyebut bahwa virus corona ini tidak akan bisa teratasi jika tidak ada kesadaran bersama. 

“Nuansa Lebaran kan tetap bisa dirayakan dengan teknologi. Tinggal video call atau skype,” ucapnya lagi

Kalau tidak begitu, lanjutnya, nanti resiko paparan virus bisa kemana-mana. Harus sadar bahwa lawan Corona itu butuh kerjasama.

“Memang virus ini mati pakai smadav? Kan engga. Virus ini matinya karena kita disiplin ketat. Saatnya kerjasama kita semua, untuk menahan diri dan berdisplin,” pungkasnya. (*)