Pemkot Tangsel Antisipasi Lonjakan Permintaan Bahan Pokok Jelang Nataru

Walikota Tangsek, Airin Rachmi Diany, S.H., M.H., M.kn

TANGERANG-Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengaku sudah berkordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Berdasarkan siklusnya, selain Puasa, Idul Fitri dan Idul Adha, momentum natal dan tahun baru di bulan Desember, kerap diikuti kenaikan permintaan konsumsi masyarakat. 

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPPP Tangsel, Aep Saripudin menerangkan, berdasarkan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, penyediaan dan distribusi pangan di bulan Desember terutama pada periode natal dan tahun baru (nataru) mengalami peningkatan. 

“Sudah kita hitung. Tentu kita tambah pasokannya, dibanding konsumsi hari-hari biasa,” ucap Kepala Bidang ketersediaan dan distribusi pangan DKPPP Tangsel, Aep Saripudin, Selasa 3 Desember 2019. 

Baca :  Pusat Perbelanjaan di Tangsel Disesaki Pengunjung, Perpanjangan PSBB Sia-sia

Penambahan pasokan pangan ini, lanjut Aep, biasanya dilebihkan dari perhitungan kebutuhan bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat.  “Berdasarkan data kita tahun 2018 misalnya, pada kebutuhan bawang merah di bulan Desember 2018 itu kebutuhannya 910 ton, maka pasokan dan distribusinya kita lebihkan menjadi 1000 ton. Ini sebagai antisipasi kita menghadapi situasi terkini di pasar,” ucap Aep Saripudin. 

Namun begitu, pihaknya dalam rantai distribusi pasokan dan ketersediaan pangan selalu berkordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Agar harga yang ada di masyarakat bisa terkendali. 

“Untuk pengendalian harga di Dinas Indag, kita bagaimana berusaha memastikan ketersediaan pasokan itu dan bisa sampai ke masyarakat,” tuturnya. 

Aep menjelaskan, dari sembilan bahan pokok yang banyak dikonsumsi masyarakat, pasokan beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam dan bawang merah adalah yang biasanya tinggi di konsumsi masyarakat. Selain itu, harga komoditas itu rentan terhadap gejolak di pasar. 

Baca :  Perppu Tidak Ada Urgensinya

“Untuk ketersediaan insa Allah mencukupi, pasokannya juga kita tingkatkan untuk Desember ini misalnya Beras dari rata rata biasanya 15.679 ton kita siapkan 15.993 ton, untuk daging sapi dari biasanya 490 ton ditingkatkan menjadi 590, daging ayam dari 2.490 ton menjadi 3.163 ton, kemudian telur ayam dari rata rata 2.566 ton ditingkatkan 1.876 ton dan bawang merah dari 963 ton menjadi 1000 ton,” kata Aep.