Per Akhir Semester Pertama, ZONE Habiskan Semua Dana IPO Rp56,54 Miliar

ilustrasi

JAKARTA-PT Mega Perintis Tbk (ZONE) mengumumkan, hingga akhir Juni 2020 perseroan telah menghabiskan seluruh dana hasil bersih dari pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp56,54 miliar.

Pengumuman tersebut disampaikan manajemen ZONE dalam keterbukaan informasi perseroan yang dipublikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (3/7).

ZONE melaksanakan IPO pada 12 Desember 2018 dengan melepas 197 juta saham seharga Rp298 per lembar.

Sehingga, pada aksi korporasi itu ZONE mampu menggalang dana masyarakat mencapai Rp58,7 miliar yang dikurangi biaya penawaran umum senilai Rp2,16 miliar.

Maka, hasil bersih dana IPO yang berhasil diraup perusahaan fashion pria ini sebesar Rp56,54 miliar.

Manajemen ZONE merincikan, pada periode Desember 2018 perseroan menggunakan dana hasil IPO tersebut untuk pengembangan usaha senilai Rp17,44 miliar, sedangkan sebesar Rp15 miliar digunakan untuk melunasi utang ke PT Bank Ganesha Tbk (BGTG).

Baca :  Outstanding Dana Buyback Siap Masuk ke Pasar Capai Rp3,8 Triliun

Sementara itu, sebesar Rp24,1 miliar dimanfaatkan sebagai modal kerja untuk pembayaran kepada supplier. Dengan demikian, seluruh dana hasil IPO ZONE telah dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, pembayaran utang ke BGTG dan pengembangan usaha.

Pada Kuartal I-2020, kinerja keuangan ZONE kembali mencatatkan kerugian, yakni rugi bersih mencapai Rp3,8 miliar, sedangkan jumlah pendapatan bersih tercatat senilai Rp107,9 miliar dan rugi beraih per saham dasar ZONE sebesar Rp4,32 per lembar.