Percepat Pemulihan Ekonomi, Wapres Desak BUMD Bersinergi

Wakil Presiden Ma'ruf Amin

JAKARTA-Wakil Presiden, Ma’ruf Amin mendesak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berjumlah 1.149 perusahaan untuk segera melakukan sinergi bisnis dalam upaya mendukung percepatan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pernyataan itu disampaikan Ma’ruf Amin saat berpidato dalam acara “TOP BUMD Awards 2020: Strategi Keberlangsung Bisnis BUMD di Era New Normal” yang diselenggarakan Top Business, Jakarta, Jumat (28/8).

Wapres meminta agar antar-BUMD maupun BUMD dan BUMN melakukan kolaborasi bisnis untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

“Para kepala daerah harus membina, mengarahkan dan memfasilitasi BUMD, agar terus berkembang serta mampu meningkat kinerja dan layanannya dalam upaya membangun daerah, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi nasional di masa normal baru,” papar Ma’ruf Amin.

Baca :  Kinerja Industri Mamin Terus Dipermanis

Wapres berharap, pelaksanaan acara TOP BUMD Awards 2020 yang mengapresiasi kinerja dan layanan perusahaan milik daerah ini mampu meningkatkan aktivitas bisnis BUMD dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pada kesempatan yang sama, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, pemerataan ekonomi dan pembangunan di daerah harus dimulai dari penguatan kinerja dan layanan BUMD yang pada gilirannya mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“BUMD memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan ekonomi Jika pembangunan berjalan lebih merata, maka persatuan nasional akan tetap terjaga,” kata Bamsoet kepada pimpinan 163 BUMD finalis TOP BUMD Awards 2020.

Menurut Ketua Dewan Juri TOP BUMD Awards 2020, Djohermansyah Djohan, kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang pemberian penghargaan, namun mengedepankan aspek pembelajaran bagi BUMD berupa saran dan konsultasi yang merupakan feedback untuk perbaikan.

Baca :  Posisi Kewajiban Neto Investasi Internasional Indonesia Meningkat

Adapun kriteria utama penilaian mengacu pada aspek pencapaian kinerja, pertumbuhan dan kontribusi selama kurun dua tahun terakhir. Pada penilaian tahun ini, secara umum BUMD sudah mempersiapkan perusahaan dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Temuan lainnya, generasi milenial mulai tertarik memasuki BUMD, semakin banyak BPR dan BPR Syariah yang intensif memberantas renternir, PDAM konsentrasi pada penggunaan teknologi informasi dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) banyak melakukan sinergi maupun inovasi produk.

PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) dan PT BPD Jawa Timur Tbk (BJTM) meraih penghargaan TOP of The Top BUMD Awards 2020.

Namun demikian, sebagian besar BUMD masih fokus hanya pada pencapaian laba dan setoran dividen untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), lantaran kedua hal ini yang menjadi indikator keberhasilan BUMD versi kepala daerah.

Baca :  Pemda Berharap APBD 2021 Tanggap Terhadap Kondisi Pandemi Covid-19